


Semula sepeda ini foto polosnya seperti diatas, lalu sudah mulai diubah dikit dengan dilepas rack dan dipasang Topeak MTX bike rack.





Post saya yang lain tentang Polygon Urbano:
Seminggu naik Polygon Urbano
Dua minggu naik Polygon Urbano
Tujuh minggu bersama Polygon Urbano




habibie berkata,
Juli 31, 2009 @ 5:15 pm
wah keren juga buat ngantor/dibawa liburan
brp harganya?
agus berkata,
Agustus 28, 2009 @ 11:24 am
Jakarta,28 Agustus 2009.
Sepedanya boleh juga, bagus, selamat bersepeda……
Badan jadi sehat dan safe the world….
Yok naik sepeda rame rame……
kumpul di Monas yuuuk…..
TAUFIK IRMANSYAH berkata,
September 18, 2009 @ 8:25 pm
salam gowes ! tas-nya keren boleh tanya harga & toko yg jual – terima kasih : T.Irmansyah
Jaka Septiadi berkata,
Oktober 8, 2009 @ 10:50 am
bos, masang tas yang gituan berapa ya?
sh0nn berkata,
Februari 22, 2010 @ 9:17 am
Bos naksir juga nih tasnya.. Beli dimana ya ? dan berapa duit.. PM ya bos kabarinnya Thks berat nih..
apri berkata,
Februari 25, 2010 @ 10:35 pm
unique.. berapa c neh kisaran harganya?? sepeda ini d jual d jakarta dmn y?? mungkin ad yg tw?? butuh infonya ,, infonya bisa kirim aja k blog saya aprisstory.blogspot.com atau via email+facebook listenclosely@rocketmail.com.. thx..
Elisabeth Lies Endjang berkata,
Juli 26, 2010 @ 12:07 pm
cantik banget nich…brapa harganya
antoix berkata,
Agustus 8, 2010 @ 11:06 am
silakan ditengok di toko sepeda terdekat. Saat ini, dua tahun setelah saya tulis post ini, pilihan seri urbano dari Polygon dan merk-merk lokal lainnya semakin banyak