enjoy every cadence, every breath…

me, myself, and I

Hiatus… mungkin pernah dengar?

Cikarang, 21 Aug 2016

Lamaaaaa… sekali tidak menulis disini. Asli, mungkin ini hiatus… yang terpanjang… Jadi inget dulu pernah maksa diri untuk post di setiap hari, walaupun dari hal remeh temeh dan sederhana, untuk membuat blog ini hidup, seperti bernapas, seperti koran yang hadir tiap hari.

Hiatus, when a band or artistic entity takes a break from all group activity.

Silakan tengok https://en.wikipedia.org/wiki/Hiatus

Jadi… biarkan post ini tidak berisi apapun selain satu kata, Hiatus…

Lalu apa saja yang antoix lakukan sekarang kok tidak pernah post lagi? Hahaha… menjadi manusia biasa, yang bisa bosan, bisa merasa sibuk dan untuk sementara mengalihkan energi dan waktu untuk hal lain yang (betapa naif dan biasa nya); lebih penting…

Doakan saja penulis blog ini kembali ke sedia kala… which is I don’t really want to be, I want to move, want to do something different, from time to time….

Ya sudah doakan saja somthing different nya bisa segera ditulis dan di share disini juga…

Your life is like an open book, when you start to connect your blog to your life…

aa20160416_110716


Tiga tahun bersama Specialized Carve Comp 29er 2012

Cikarang, 22 Feb 2015

Barusan lihat posting lama di blog ini, saat pertama kali beli sepeda yang dinamai KI LOBANG, Specialized Carve Comp 29er 2012 link.. Baru sadar kalau ternyata udah tiga tahun pakai hardtail kembali dan pakai 29er. Kalau ditanya bagaimana rasanya pakai sepeda 29, klik link diatas, yang saya tulis setelah memakai selama empat bulan. Juga sampai sekarang sepeda 29 itu masih saya pakai. Nah, posting blog ini sekalian mau nyeritakan beberapa perubahan dan efeknya.

-Versi original Specialized Carve 29 Comp 2012-

Versi original Specialized Carve 29 Comp 2012

Ban luar.

Bawaan full bike nya tentu memakai ban specialized, tapi karena saya sering menjalani trip XC dengan lebih banyak porsi uphill, maka saya rasakan ban luar bawaan full bike nya, Specialized Ground Control, terasa besar dan berat padahal ukurannya sudah cukup kecil 2.1×29. Akhirnya setelah sekitar setengah tahun menggunakan ban standard nya, lalu dua tahun setengah ganti ke Continental X King 2.1×29.

Profil kembang dan ukuran ban nya lebih langsing tanpa kehilangan daya cengkeram yang berarti. Malah saya merasakan untuk trek kering Continental ini enak banget dipakai speeding, stabil dan tidak licin dan gampang meleset. Membuat kita jadi makin percaya diri, terutama di turunan panjang.

Setelah dipakai dua tahun akhirnya Continental sobek samping juga, diputuskan untuk ganti ban yang cenderung ringan, maka dipilihlah MAXXIS Icon 2.2×29. Dipilih ban ini karena perpaduan antara ringan meski bukan pilihan ter ringan dan harga yang terjangkau. Meskipun sebelumnya sempat dapat info kalau Icon ini traksi nya tidak baik, namun ternyata setelah dicoba selama tiga bulan terakhir sudah cukup banget untuk style riding saya. Untuk sementara masih menyimpan keinginan untuk berpindah ke rim tubeless dan berganti ban tubeless.

Fork

Major change berikutnya pada KI LOBANG adalah fork. Dengan harapan membuat sepeda lebih ringan dari beban semula sekitar 14 kg, maka fork salah satu yang pertama diganti dari standard nya coil ke single air. Kok ya pas banget salah satu online store langganan lagi ada diskon 28% fork 29er. Rejeki gak kemana. Cuma sayangnya warnanya yang putih bikin penampakan sepeda secara total berubah.

Crank and Drivetrain

Ini area yang paling banyak dan sering dikulik dan diutik. Setelah sempat upgrade manis dari 9 speed Alivio ke 10 speed X9 di tahun pertama, maka sudah enam bulan ini teracuni untuk move on ke Single Chainring 1×10 modifikasi. FD shifter sebelah kiri dihilangkan lalu mulai utak utik setting dengan berbagai variasi chainring. Belakang ditambah 42T lalu depan diubah ke 30T, tapi kemudian naik ke 32T tapi akhirnya sekarang steady di 28Tx42T.

20150228_125539r
Penampakan Carve KI LOBANG setelah 3 tahun dipakai

Secara umum berat berhasil diturunkan dari 14 kg ke 11.7 kg. Dan dengan mencoba single chainring kayaknya seterusnya tidak lagi pengen pasang shifter kiri dan FD.


Spiritku dan lembar-lembar T-Shirts

Sedang siarang langsung Spurs vs Wigan. Seru, tapi rasanya ada yang perlu ditulis… (pindah input dengan remote)

Siang ini aku membeli EMPAT buat T-Shirt sekaligus.. ya, Empat, papat, opat, four… Buset, kaget sendiri kalau ingat kok ya bisa se impulsif itu sih ketemu t-shirt kali ini?? Apa hebatnya sih t-shirt ini? Hmm, hebatnya ada di pesan-pesan yang disampaikannya. Terusterang aku kok nggak terlalu concern dengan kualitas desain dan kualitas bahan-nya. Ya pokoknya tidak memalukan sudahlah cukup dari bahan dan desain, lebih penting adalah ‘pesan’ dari t-shirt itu..

t-shirt #1
tulisan: I just want to ride bike with you
gambar: dua sepeda
Seru, karena jarang banget rasanya ada t-shirt umum, dijual di tempat umum (matahari dept store) tapi kok tema nya cukup spesifik seperti ini ya? Warnya putih lho, warna yang biasanya paling saya hindari dari t-shirt, untung kerah maroon, sewarna dengan font-nya

t-shirt #2
tulisan: I Believe in Music
gambar: ornamen orang, tidak terlalu jelas, agak abstrak
Sudah lama sekali saya pengen punya yang kata-katanya kuat dan tegas seperti ini. Kebayang seru kalau dipake nonton konser musik

t-shirt #3
tulisan: B L O G
tidak ada gambar hanya huruf semacam arial dengan berbagai ukuran font dan warna, tapi warna yang paling menonjol adalah putih, huruf terbesar ukurannya, dan membentuk tulisan BLOG. T-shirt tentang blog? Ya pasti lah aku embat..

t-shirt#4
tulisan: BLOW ME
gambar: bariton horn (marching)
Halah, ini coba. Masak ada tema seperti ini lagi-lagi di t-shirt massal yang umum. I couldn’t say no. Sampai mbak pelayan bertanya berkali-kali karena saya ambil terus, dia lalu mengambilkan tas belanja untuk saya..

Tingkat kerusakan hari ini adalah 140rb an untuk keempat t-shirts. Mahal gak?
Ntar kalo gak lupa dan gak males fotonya aku taruh disini deh..

Untuk koleksi kaos… silakan tengok
http://www.bikewearr.com
http://kdri.web.id

Pandaan, 28 Aug 2010


Kembali tentang nge-blog dan semangat posting blog…

Kemarin cukup iseng, di Indomaret beli tabloid komputek (JAWA POS groups). Sebenarnya tidak berharap banyak dari sight reading tabloid ini (eh, ternyata kalau beli tabloid saya cenderung sight reading daripada serius membaca detail, kalau majalah baru detil- bisa jadi tulisan lain nih) dan melihat satu artikel “Agar Ngeblog Tidak Hilang Mood”… asem tenan… kok ya pas sama kondisi saya… hehehe

Disitu disebut tips2nya diantaranya: fokus ke minat (hmm blog ini banyakan ttg sepeda), terbuka (kayaknya my blog adalah book of me deh), blogwalkint (naaa.. ini yang masih jarang saya lakukan) serta biasakan menulis (aduh, ini yg terberat).

1

Yah minimal dengan menulis posting ini sudah menaikkan sedikit kondisi blog ini bisa lebih sering terisi. Saya belajar banyak dari blog mas Budi Boing http://rahard.wordpress.com bahwa nge-blog itu tidak heboh kok, tidak selalu sophisticated atau canggih, nge-blog adalah sesuatu yang normal dan sehari-hari.

Blog ini bulan juni dan mei cuma tiga post, bulan april juga cuma dua post, catatan hit-rate otomatis turun ternyata. Hit rate ternyata sangat bergantung pada seberapa sering kita update. Meskipun link2 incoming tetap mendatangkan pengunjung tapi mungkin sekali blog kita jadi tidak up to date sehingga tidak bisa pace dengan kondisi terbaru yang sedang ‘in’. Misal saat ini tentang Piala Dunia atau majalah Tempo yang ilang di pasaran…

Ok, let’s go blogging…

Hmm tapi koneksi gprs XL di Bangil memang payah banget….


Tentang st12, Nidji, Peterpan, lalu KLA Project

Melihat jenis dan load pekerjaan di tempat baru di Bangil, Pasuruan ini, tampaknya akan lebih sedikit kesempatan saya melakukan trip-trip bersepeda seperti gejala di blog ini dalam 2 tahun belakangan. Selain many things to do, walau weekend, juga ada minggu-minggu tertentu dijadwalkan untuk pulang kampung dan setor muka ke Cikarang. Keluarga masih di Cikarang.

Kali ini temanya geser sedikit ke musik.

Sepanjang sekitar 4 bulan belakangan ini saya berturut-turut membeli CD-CD:
– Nidji, album pertama lalu kedua. Terkagum dengan ketelitian sound nya.
– st12, the only album yet. Melihat sisi lain musik melayu dan kesederhanaan lirik.
– Peterpan, the best (double CD). Mereka memang anak band…
– KLA Project, album Klakustik. The King of Indonesian POP band after Koesplus !!

Akan saya tulis terpisah:
Nidji
st12
Peterpan
KLA Project

Moga2 tetap semangat buat nulis terus…


Leaving on a jet plane

Last weekend merasakan traveling pertama balik ke Cikarang setelah empat minggu mulai mencangkul di Pasuruan, tepatnya Bangil. Penuh harubiru. Dan sekarang saya bisa mengerti what is the different beetween ‘home’ and ‘living space’. Sampai terharu saya begitu memasuki rumah, sebuah hawa menyergap masuk ke tubuh. Yes, this is HOME.

The challenge is, membuat my living space become more ‘hommy’…
Lagi mikir2 options-nya dan musti siap2 naruh budget juga.

Apa hubungannya dengan ‘Leaving on a jet plane’?
Mmmm belum menemukan kata yang tepat, tapi saya mulai merasakan kalau kemacetan menuju bandara, suasana bandara dan pesawat akan menjadi bagian baru rutinitas. Tidak selalu buruk, namun jelas time consuming…


A Life update

Sebenarnya ini bukanlah seperti sebuah update dari hidupku (apppaaaa… lagi), tapi sudah dua bulan ini jarang banget nge-blog. Jadi coba kutuliskan update terakhir kenapa jadi jarang nge-blog disini.

Penyebabnya?
Yang jelas bukan karena tak ada trip sepedah, wong ada tiga event sepedahan yang belum (dan mungkin tidak akan) sempat ditulis ceritanya. Setelah pindah ke Bangil, Pasuruan, sempat menulis pengalaman dua minggu lalu dengan pesepeda Bangil, sih, lumayan lah…

Saat pindah ke Bangil, Pasuruan, apa yang ada dikepala adalah “A Whole New World”. Entah kenapa judul lagu itu terus berkembang di kepala. Tidak hanya judul lagunya, tapi arti dalam darinya. Lagunya sendiri gak pernah terlalu terngiang ditelinga kok…

Tenyata yang berubah tidak hanya tempat tinggal, lingkungan tempat tinggal, lingkungan kerja, persepedahanku, tapi tempat kerjanya pun berubah boanyaaakk banget. Bukan aku yg merubah tepatnya, tapi keadaan tempat kerja yang baru memaksaku untuk merubah aliran hidupku juga. Salah satu akibatnya jadi seperti kesulitan nyari waktu weekdays untuk menulis blog dan mengikuti mailing list. Hal ‘sepele’ yang biasa saya dapat sebelumnya.

Yah, that’s life.
And the change in life that I’ve choose by myself.

Ok, that’s the life update. Sementara dengan HP ber-java dan GPRS masih kadang sempat post di situs mini-blogging http://twitter.com/antoix if you would like to follow me…