enjoy every cadence, every breath…

Lobang 17 Mataram Streetwalk

Mataram, 17 Aug 2012

Ini adalah hari ketiga berada di Mataram. Memang agak berbeda memanfaatkan masa lebaran kali ini, biasanya kalau nggak di Cikarang kediaman Ibu atau di Bandung/Bogor kediaman mertua. Kali ini di Mataram, kediaman ipar karena keluarga besar mertua dan istri sepakat berkumpul di Mataram.

Setelah sehari sebelumnya genjot sepeda uphill dalam puasa, maka hari ini lebih banyak recovery dan istirahat. Baru deh malam memutuskan keluar rumah, jalan kaki seputar rumah ipar yang berada di kawasan Layung, Jalan Ir. Sukarno.

Berjalan keliling kota atau area dengan kamera di tangan adalah sesuatu hal yang baru saya pelajari sekitar enam bulan belakangan ini. Sebenarnya ‘blusukan’ ke pelosok kota yang belum saya kenal adalah salah satu kenikmatan mengunjungi sebuah kota. Selalu ada yang menarik dari berputar putar tak jelas di dalam kota yang asing. Kombinasi antara kekhuatiran akan keamanan, takut nyasar, takut dicurigai macam macam sebagai foreigner, takut kesulitan komunikasi dipadu dengan excitement melihat hal hal unik dari setiap kota, dan excitement merasakan ‘aura’ suatu kota.

Kegemaran ini mungkin juga yang mempengaruhi style berhobby fotografi. Semakin dalam menikmati fotografi ternyata semakin menikmati salah satu genre fotografi yaitu street fotografi. Entah kebiasaan keluyuran yang mempengaruhi gaya memotret atau kegemaran berfotografi yang mempengaruhi keinginan buat streetwalking di setiap kota baru? Entahlah… Yang jelas menguasai setting fotografi malam dengan kamera yang sekarang saya pegang masih jauh dari sekedar cukup. Masih 95% shot gagal!!

Tentang kota Mataram, kotanya lumayan kecil. Dari ujung ke ujung bisa ditempuh dengan sekitar 30 menit naik kendaraan bermotor. Sisi utara ada perbukitan, perbukitan ke arah Pusuk ini sangat ekplorable buat mountainbiking. Sangat mirip situasinya dengan perbukitan seputar Sentul, Bogor. Sisi Timur dan Selatan kota lumayan mendatar, tampaknya perkembangan kota mengarah ke sisi Timur dan Selatan. Bandara International Lombok terletak di Timur kota, sekitar 45 menit dengan kendaraan bermotor. Sisi Barat kota adalah laut, dengan sisi Barat Laut nya adalah pantai Senggigi. Utilities lengkap, rasanya cuma Gramedia saja yang belum ada. Jaringan mini market tersebar di antero kota, mirip kota satelit di pulau Jawa.

3 responses

  1. wah keren keren, sy dari Mataram aja malah belum pernah ‘mengapresiasi’ kota sendiri dengan foto, oya itu fotonya daerah mana ya?

    Agustus 26, 2012 pukul 8:06 pm

  2. @ariohendra, ini di daerah jalan sriwijaya (kalo gak salah nama jalannya)

    Agustus 26, 2012 pukul 10:33 pm

  3. Keren-keren potonya… takjub…

    Agustus 30, 2012 pukul 9:13 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s