enjoy every cadence, every breath…

TPWM : Tangkuban Parahu-Wanayasa-Sate Maranggi

Hampir setiap tahun, akhir tahun selalu memberi sedikit kesempatan kita untuk menjalani trip bersepeda yang lebih istimewa. Kali ini 29 Des 2011 mencoba menggabungkan dua trip bersepeda Kolozal#4 Tangkubang Parahu-Wanayasa dengan Kolozal#1 Wanayasa-Sate Maranggi. Cukup khawatir juga saat mengawali ini trip mengingat cuaca juga tidak terlalu bersahabat ditengah musim hujan.

Member trip kali ini cukup banyak dan beragam. Mengikuti trek TPW Kolozal#6 karya Om Hanif sampai Curug Mandala lalu melenceng sedikit, menembus masuk ke singletrack hutan tembus dari Curug Mandala ke Curug Sadim.

Perjalanan yang panjang dan melelahkan, mendekati jam 8 malam sampai di Sate Maranggi Purwakarta seperti trek Kolozal#2 Cikarangmtb. Pas dapat sate dan sop porsi terakhir…

Tracklog ada disini http://www.bikemap.net/route/1365011
Distance: 62.2 km
Total vertical climb: ca. 730 m

Sarapan pagi. Berangkat rencananya pagi pagi buta dari Cikarang, apadaya ternyata ada yang ketinggalan sepatu dan helm berakhir di ambil dulu sepatu dan helm. Kadang gowes sedemikian membuat kita terobsesi sampai barang barang yang sangat penting bisa ketinggalan.

Dari Cikarang kami rombongan tiga mobil berangkat ke titik start via Tol Purbaleunyi lalu keluar di pintu tol Sadang. Perjalanan dilanjutkan dengan melewati jalan propinsi yang cukup macet pagi itu karena kawasan industri yang sedang berkembang di daerah jalan raya Sadang ke Subang sedang memulai kegiatan pagi nya di hari Sabtu.

Setelah melewati kota Subang, kita menuju ke arah Bandung via Lembang. Di area ini mata sulit melepas dari mengamati kanan dan kiri jalan. Banyak banget kemungkinan trek bagus di area ini. Juga beberapa ide trek kebun karet panjang di area Kalijati. Perjalanan kali ini harus menggunakan sopir/driver, karena mobil akan menjemput di titik yang berbeda, berjarak jauh dari titik start.

Akhirnya sampailah kita di titik start, gerbang kawasan wisata Tangkuban Parahu, kurang lebih menjelang jam 10 pagi, dua jam lebih siang dari rencana awal. Semilir udara pegunungan ketinggian 1500mdpl lebih segera menaikkan adrenalin. Awan abu-abu rata tampak menggelayut berat diatas trek. Sudah pasti hari ini akan berhujan hujan saat bersepeda kit. Tinggal seberapa deras dan seberapa lama kita kehujanan saja pertanyaannya.

Jam 10 kami semua siap dan segera meluncur start. Trek dimulai dengan downhill onroad yang cukup mengerikan, sampai di ujung tanjakan Emen, baru kita berbelok kekiri memasuki kawasan kebun teh. The real trip began. Tanjakan makadam segera menyambut kami. Setelah dibuai dengan turunan aspal mulus tentusaja tanjakan miring ini bukanlah pengalaman yang mudah kami terima.

Dan ternyata tanjakan miring setelah jalan mulus tadi tidak lah merupakan penutup dari kekejaman hari ini. Tanjakan demi tanjakan segera menyusul. Trekbuilder telah membawa kita merayapi pinggang cantik Gunung Tangkuban Parahu, menaiki setiap lekuk tubuhnya menyamping, bukannya memilih segera turun kebawah seperti iklan nya trek TPW ‘Pada Dasarnya Turunan’.

Sempat juga di tengah hosh hosh menikmati tanjakan demi tanjakan, termasuk satu tanjakan panjang yang oleh rekan-rekan pesepeda Cikarangmtb diberi nama ‘Tanjakan Cut Tari’ saya sempat memotret pemetik Tek di dekat Tanjakan Cut Tari. Memang salah satu keasyikan gowes di hari sabtu adalah masih adanya kegiatan memetik teh. Secara fotografi kita jadi punya obyek yang tidak semata kegiatan genjot sepeda gunung namun ada pilihan human interest. Atau bahkan memadukan keduanya.

Tampak juga Om Latif mengamati kegiatan menimbang daun teh basah. Rupanya para buruh petik teh ini dihitung hasil kerja nya berdasarkan berat daun teh yang dihasilkan.


Penimbangan Teh


Masuk Hutan Lebat


Masjid Tempat Kolozal#4 Makan Siang


Pertigaan Kelapa Sawit, tempat makan siang


Teenage Mutant Ninja Turtle


Menjelang maghrib, langit memberi pemandangan yang mencengangkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s