enjoy every cadence, every breath…

Kemewahan ber bike to work

Pagi ini merasa pengen menulis, tapi apa ya topiknya?

Oke kita biarkan saja jari bergerak apa saja yang keluar.

Memori hardtail tidak akan pernah bisa lepas dari ingatan saya. Masuk hutan pertama naik hardtail, ketemu turunan 19km makadam di Papandayan juga naik hardtail. Kapok setengah mati dengan turunan makadam panjang ber hardtail akhirnya membuat saya menjalani 2.5 tahun ber full-suspension bersama Collosus SX3.

Setelah merasakan termehek mehek di tanjakan dikentutin rekan akhirnya mikir buat makai hardtail lagi. Yang segera kepikiran adalah bagaimana nanti rasanya dari ’empuknya’ softail lalu kembali ke ‘hebohnya’ hardtail? Cukup menghantui sampai akhirnya memutuskan membeli.

Ternyata teknologi dalam 2.5tahun telah berubah sedemikian pesat. Mungkin juga selama 2.5 tahun juga udah lebih mendingan dalam handling sepeda, jadinya saya tidak menyesali kembali ke hardtail. Malah sangat menikmati. Walaupun, ada tapi nya juga… dengkul dan paha jadi sering cenut-cenut ala SM*SH

Dari ketinggian 950mdpl di lereng Burangrang, turun menuju Padalarang weekend lalu, jalan makadam batu-batu lepas besar besar… mengingatkan pada turun basah ke Wanaraja waktu ke Talagabodas… sensasinya itu lho!

I love mountainbiking !!

Pick your handlebar, just take a ride!!

and…

Enjoy!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s