enjoy every cadence, every breath…

1PDN Uphill Race 2012

Uphill race kali ini banyak merekam dalam gambar saja

Seminggu sebelum race, trek diperkenalkan dan dibuka secara resmi, 21 Jan 2012

Ikatan Penikmat Djalan Nandjak (1PDN) kali ini membungkus acaranya dengan melengkapi trek lomba dengan part Offroad, setelah beberapa penyelenggaraan Race Uphill yang lalu selalu memakai trek onroad dari Sentul City ke Kilometer Nol Bojongkoneng. Trek offroad sendiri adalah trek yang samasekali baru dan bukan trek reguler yang biasa dilewati pesepeda gunung.

Dan untuk memberi kesempatan yang sama bagi pesepeda pesepeda di luar area Jabotabek, maka trek offroad dari Race ini baru dibuka secara resmi dan diperkenalkan pada seminggu sebelum acara Race. Maka seminggu sebelum acara race seru lah trek ini dicoba jajal oleh para penghobi dan sebagian atlet yang sudah penasaran.

Trek offroad dimulai dengan berbelok menjelang sampai ke Taman Budaya di Sentul City. Berbelok kanan melewati tepian lapangan golf Sentul City dan melahap area batu makadam terus sampai kembali bergabung di trek utama Bojongkoneng di sekitar ‘pagar seng’. Trek makadamnya sendiri cukup unik dan istimewa karena trek ini jarang dilewati kendaraan. Batu makadam yang tersembunyi dibalik rerumputan yang baru dipotong memberikan sensasi tersendiri buat yang menikmati trek ini saat baru mulai dibuka seminggu sebelum lomba.

Dan ini jepretan dari hari H race, 28-29 Jan 2012

Race Uphill ini berlangsung selama dua hari berturut. Dan hujan yang mengguyur kota Bogor dan area race beberapa hari sebelum lomba membuat trek menjadi basah dan licin terutama di part Offroad nya.

Basahnya trek membuat lomba jadi lebih menarik, namun juga lebih susah untuk dinikmati. Hujan ternyata tidak menyurutkan niat para peserta untuk serius menggenjot sepedanya. Pada hari pertama tampak para peserta, diantaranya para peserta kelas eksekutif, yang tetap menjalani lomba dalam hujan. Sungguh menarik melihat ethusiasme mereka. Memang acara ini lebih layak disebut gathering para penikmat bersepeda nandjak daripada sekedar acara Race sepeda.

Dan keindahan race ini semakin menakjubkan dengan adanya seorang peserta berusia 6 tahun bernama Shahnaz, dengan sepeda mini singlespeed, dalam hujan menyelesaikan race ini sampai titik finish di Km Nol.

One response

  1. Anonim

    Terima kasih atas liputannya om Anto🙂

    Januari 9, 2013 pukul 6:17 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s