enjoy every cadence, every breath…

Sisi lain Campaka-Cianjur, Trek ‘Thousand Hills’-nya Brownsugar p#2

Lanjutan dari bagian pertama…

Jika kemarin kita ke Gn Padang menuju sisi kanan dari jalan raya tempat start, medan yang ini adalah di sisi kiri dari jalan raya. Kita mungkin sudah sangat mengenal Cianjur sebagai tempatnya beras enak, salah satu lumbung padi Jawa… Memang teras2 tanaman padi mendominasi pemandangan indah di trek ini.

Tim Cikarang lelet dan santai banget. Mungkin karena sebagian besar member pengen menikmati trek setelah dua minggu lalu heboh jadi tim ruzuh. Asli, Kang Yadi dan Om Andri pun tidak ngebut. Setelah dijamu uli di salah satu rumah penduduk, kita turun ke sungai dan menyeberang. Om Hanif dengan semangat berusaha menjelaskan bahwa ini adalah sungai yang sama dengan Curug Malela. Sayangnya trek basah, singletrack sawah jadi berlumpur dan non gowesable.

Akhirnya sampailah kita di tempat pitstop makan siang, sebuah kampung di pinggir sawah di tengah lembah. Tampaklah kedepan trek berikutnya yang menanjak…

Acara Makan ditemani ayam sajian ala brownsugar dengan singkong rebus bumbu kelapa dan gula kelapa. Juga kita sudah dibagi nasi timbel dari titik start… Terimakasih Om Sigit undah mbawain 4 paket nasi timbel…


Perjalan dilanjutkan. Singletrack semalam hujan, semacam pematang sawah dan dibeberapa lokasi diperkeras dengan batu-batu makadam. Nanjak teknikal, disinilah tempat Om Yadi mengalami kecelakaan. Tampak di foto orang ngerubungin Om Yadi yang sedang dipijit untuk dikembalikan posisi pergelangan tangan kiri nya.

Sementara di foto lainnya kelihatan tanjakan tempat Kang Yadi jatuh, seperti kemarin beliau ceritakan, kali ini penyebabnya bukan doggy, tapi kambing… root cause nya katanya adalah cleat yang bandel sehingga ambruk kekiri dan tangan kiri menahan beban tubuh..

Etape berikutnya full TTB nanjak. Di beberapa tempat masih juga bisa digenjot kalau rata. Tapi lumpur licin dan batu makadam licin, plus trauma melihat kejadian dgn Om Yadi membuat kita jalan berirama… doggy disini gak galak kayak Cikarang. Mungkin betul karena perbedaan temperatur…. tampak seekor doggy bengong liat 200+ pesepeda beriringan tak henti

Di sebuah belokan kita temua pesepeda berbadan bear yang kelelahan… TTB nanjak licin tak ada habisnya memang bikin geregetan dan juga penasaran pengen gowes. Di sebuah tanjakan Papa TB dengan 2×10 berhasil ngentutin sebuah tanjakan semen, sementara Om Andri kakinya masuk ke sawah, kejadiannya AM bangets karena sepatu kiri tertinggal dalam lumpur sawah…

bersambung ke bagian ketiga…

3 responses

  1. Ping-balik: Sisi lain Campaka-Cianjur, Trek ‘Thousand Hills’-nya Brownsugar p#3 « @antoix

  2. Waw bagus sepertinya sangat menarik dan patut di coba untuk menikmatinya,kira-kira brp cost yang harus dikeluarkan?

    Agustus 3, 2011 pukul 1:03 pm

  3. Andrew

    Mantap sekali rutenya,,

    Agustus 13, 2011 pukul 9:41 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s