enjoy every cadence, every breath…

Setelah 25 bulan bike to work…

Hari ini sangat istimewa, berangkat kerja ditemani Neng Uu’, si Polygon Urbano. Sepeda lipat dengan ban 20“.

Sudah lama sekali saya tidak bike to work dengan sepeda lipat, sejak kehadiran sodara mudanya yg mentul2, neng Uu’ tampak terpinggirkan. Sebelum berangkat pun tadi sempat harus pompa ban nya dulu. Kasihan juga melihat kondisi nya. Sepeda ini tampak banyak berdebu, bukan debu jalanan atau debu trek, tapi debu karena terlalu lama tidak diajak genjot dan dicuci.

Setelah lama terbius oleh si SX, kembali saya terkagum dengan kelincahan dan posisi riding sepeda lipat ini. Karena ban lebih kecil, dengan lincah dia bisa diajak meliuk-liuk berdansa di tengah motor dan mobil yang macet dan antri di gerbang jababeka. Wuih… mantap bener. Memang sepeda ini diciptakan untuk commutting, berpegian dalam kota. Sudah pas banget nih.

Tiba2 ada pengendara motor nyebelahin…. “… gak lelah ya Om, puasa-puasa naik sepedah..?” Wakakakaka… ternyata Om Ivan Isur yang menegor!! Jadi deh teringat rencana gowes sore pat pat gulipat yang rencananya akan dilaksanakan tengah minggu ini. Seperti layaknya gowes lipetan, tentu harus diakhiri dengan photo session dan kulineran.

1

Masih siang hari saat kutulis post ini.
Tak sabar segera ingin sore dan bike to home, bersepeda pulang kantor kembali ke rumah. Menikmati sisa-sisa hari terakhir ber-bike to work di senin, 31 Aug 2009 ini. Tepat sekitar 2 tahun sejak mulai bike to work hampir tiap hari di akhir Juli 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s