enjoy every cadence, every breath…

Evening Ride – Tiga Bukit reverse

Kali ini tidak ada nyemplung…

Pulang bike to work langsung dr kantor. Saya terlambat 5 menit sampai di Alfamidi. Untung tega nyuekin boss jadinya pulang teng-go. Sudah ditunggu OmSigit dengan dominate putih-nya… Hari ini koalisi Merah-Putih menjelang 17 Agustus.

berlanjut ke jalur kalimalang, sempat ragu apa mau ke jalur cibatu nyemplung lagi? Soalnya masih penasaran gowesable track.
Akhirnya diputuskan lurus ke kolong tol dan balik ke jeng2 lewat 3 bukit

Gowes santai sepanjang jalan beton. Gowes masih bisa sambil ngobrol.
Udah gak sabar ketemu jalan gronjalan akhirnya dapat juga, coba sprint sekalian nge-check hasil settingan rearshock. Kali ini rearshock dibuat sedikit keras, open-valve nya dibuat minimal sekali. rebound speed pol deket gambar kura2. Terasa feel agresifitas hardtail kembali bisa saya dapatkan. Asek asek. Cuma memang pantulan ban belakang jadi lebih liar konsekuensinya.

Saya berhenti bentar nunggu Om Sigit sebelum belok ke kolong tol.

Sampai di kolong tol, “Ngaleeut heula?”
“Langsung aja yah?” kata Om Sigit

Segera kita dihadapi trek super keras. Tanah cikarang sudah lebih dua minggu gak kena hujan. Seperti keramik. Tanah liat kering is the best untuk landasan trek. Berkelok2 ala singletrack tapi bisa keras dan firm seperti jalan aspal.

Kita ambil jalur kanan, bukan jalur ‘kondangan’ di sebelah kiri yang lebih landai. Jalur tanjakan pertama ini adalah salah satu bagian favorit saya di cikarang. Saya belum pernah lolos jalur ini sebelumnya, selalu drop sebelum sampai puncak bukit. Sambil ngosh ngosh shift ke gear nanjak, di sebelah kanan tampak dekat sekali jalan tol cikampek. Kebayang pasti seru banget kalo dilihat dari arah jalan tol, kita menyusuri punggungan tanjakan bukit pertama. Trek-nya agak2 burem. Banyak rumput menghalangi dan terlihat banget jarang dilewati.

FUIH!!!
Lulus!!!
Tanpa trip down.

Ini pertama kalinya saya lulus setelah sekitar 5+ kali nyobain bagian ini.
Excited banget!!

Selanjutnya sih tinggal rata dan sedikit turun di tanjakan batu kapur terbalik lalu ke arah jeng2. Sempat ketemu motor dari arah berlawanan. Turun ke arah kolong tol lewat tanjakan kapur terbalik ini kueren banget. Kita meliuk2 mengikuti singletrack, jadi istimewa justru karena kita tidak bisa mengembangkan kecepatan maksimal tanpa ngerem. Ini memang spot favorit. Bolak balik sama nikmatnya.

Jeng2 daun2nya berkurang banyak banget. Pohon2 meranggas dan kering.

Turun ke deltamas tidak lewat banner. Masuk ke jalan aspal disambut adzan maghrib. Sampai Om Asol katanya tim Brimob 18 orang barusan selesai gowes. Terimakasih nasi uduk nya Om Asol, dilanjutkan pulang dan masih dapat sholat maghrib dirumah.

Malamnya tidur nyenyak merasakan SX tampaknya sudah gak grogi lagi menghadapi mandalawangi trip….

Om Maryanto, sorry ya, gak jadi lewat cibatu. Jadi gak ketemuan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s