enjoy every cadence, every breath…

Tiga kali lewat . . . Trek XC Jeng-Jeng, Trek (1/2) J4, Trek Medium Jeng Jeng (full)

Jam 6 pagi
Om Sigit mis-call. Iya Om, ini udah mau berangkat. Ninggalin rumah jam 0605 langsung ke Beruang, nyamper Om Sigit sambil nganterin jersey 1PDN yang kemarin baru didapat dari nOta.

Ke Paladeo dulu gak?
What a difficult choice
“Langsung aja ke Jeng2 Om…”
Memang hati kecil saya juga bilang gitu. Sudah penasaran banget pengen nyobain trek yang baru dibuat di kawasan hutan Jeng-Jeng oleh komunitas2 sepeda di Cikarang (Jacyco, Rosemi, Panbagoes, Omron, Unilever, B2W…)

Wah, kalo diceritakan detail bisa jadi novel lagi hehehe… Ini ditulis singkat kejadian2 yang menarik saja.

Trek XC Jeng-Jeng

three_pict3854
three_pict3856
three_pict3862

Trek ini bisa banget akan jadi mirip trek Hutan UI. Landai, tidak terlalu teknikal, teduh. Jelas banget pas buat rekan2 Cikarang.

Kalau mau dapat keringat di trek ini ya speed speed speed.

Pagi itu dapat dua lap, tinggal satu section saja yang ada selokan sepeda harus digotong. Tapi sorenya sudah dibuat jembatan bambu dan jembatan singletrack

three_pict3890
three_pict3891

Sore genjot lagi, lap nya tidak jelas, tapi yang full sih tiga lap. Per lap sekitar 1.5km.

Trek Tiga Bukit J4 (cuma setengah)

Karena masih belum jelas kapan rekan-rekan yang ada di Paladeo meluncur ke JengJeng. Akhirnya, daripada bengong capek nunggu, saya dan Om Sigit berniat ambil trek tiga bukit J4.

Dari tempat start Jeng2 kita nanjak ke arah kuburan diatas bukit, lalu dilanjutkan nanjak lagi sampai dua punggung bukit. Lumayan banget buat latihan nanjak offroad. Meskipun hitungannya masih pagi, sekitar jam 7, tapi panas sudah menyengat juga.

three_pict3869
three_pict3870
three_pict3873

Saya kembali terkagum menikmati perbukitan Deltamas yang kami juluki “bukit teletubbies” ini. Kontur nya mirip banget sama setting teletubbies, juga entah kenapa, di perbukitan ini rumput sangat jarang ada yang tinggi. Jadi rumput tuh pendeeekkk rata, makin mirip teletubbies.

Kemudian sampailah kita di sekitar kampung bambu (sebut saja begitu). Turunannya teknikal, tanjakannya teknikal juga, favorit saya.

three_pict3884

Saya sangat menikmati setiap jengkal tanjakan ini. Karakter tanjakan adalah tanah dengan kejutan-kejutan teknikal, belok-belok, dan singletrack. YUMMMMYYY… tanjakan paling teknikal di Cikarang AFAIK.

Lalu dapat telp dari Om Hanif Rejuvenated. Akhirnya dari atas bukit kedua (harusnya empat bukit, jadi cuma setengah J4) kami balik ke titik start jeng-jeng lagi.

Jeng-Jeng Medium Trek

threee_cikarang-medium-xc-track2
foto diatas diambil dari http://hmarga.multiply.com

Om Hanif akhirnya datang membawa berkah. Iya berkah. Karena dari AA Bike beliau membawa dua orang pesepeda dari sekitar KSB (Kompleks Serang Baru), namanya Om Budi dan Om Yayan, yang dari obrol2 dengan mereka, rupanya saya telah bertemu dengan orang-orang yang menjadikan perjalan ke Cariu Puncak Pinus adalah kegiatan rutin!! (baca cerita solo ride Puncak Pinus saya…) Ampun dah!! Dan mereka menguasai trek2 onroad sampai ke gunung batu serta Karang Kitri dllsb. Mantap!!

Segera kita berangkat ke trek yang disebut Om Hanif sebagai “Jeng-Jeng Medium Trek”. Ini adalah extended version dari Trek Jeng Jeng XC. Jadi kalo yang mau trip medium, 20-an km ya marilah kita menggenjot di trek ini kalau XC JengJeng yang memang pendek itu belum dirasa mencukupi untuk memanaskan paha dan betis.

Trek ini melewati jalan seputaran tempat istirahat tol KM33 yang samasekali saya belum pernah lewat. Asik juga. Apalagi ada bagian jalan kampung beton semen yang cukup teduh dan nyambung ke dekat kolong tol jengJeng.

Sempat melakukan jibaku sok berani sok hebat, sambil mempraktekkan teknik rem dan keseimbangan di sebuah turunan jahanam (yang semula cuma diangan-angan bisa dilewati oleh sepeda downhill)

threee_100-3717

100-3747

100-3748

foto diatas diambil dari http://hmarga.multiply.com

BERHASIL !! Meskipun gak mulus.

three_pict3885

Trek ini benar-benar penuh kejutan. Hebat memang daerah perbukitan Cikarang ini, rasanya sudah hampir dua tahun muter2 sekitar sini kok masih ketemu section2 yang mengejutkan gini.

Akhirnya istirahat di kolong tol Cibeet. Meski udah minum air dingin, meski udah berteduh, rasanya panas di atas kepala gak ilang-ilang.

Dilanjut? Tentu
Tujuan Trek JengJeng Hutan lagi. Teman2 yang lain sudah berkerumun disana. Kita lewat hutan bambu dulu. Salah satu area favorit di Cikarang. Adem, dan jembatan bambu-nya itu bikin kangen.
three_pict3887

Lalu?
Yah. Kami melewati tiga bukit, dari arah sebaliknya, menuju hutan JengJeng. Serasa 1PDN beneran. Uphill disaat siang bolong matahari ada tujuh. Sempat dihibur pemandangan bukit berbunga yang bunga-nya lagi mekar semua, sayang tdk moto. Sampai JengJeng rasanya matahari masih nempel di kepala.

Inilah asal muasal subject post ini. Ini untuk ketiga kalinya dalam sehari kami melewati perbukitan J4 seberang istirahat tol. Worthed banget sampai akhirnya perjalan ke Cariu Puncak Pinus pun kita batalkan.

three_pict3896

three_pict3899

Perjalan luarbiasa hari ini dilengkapi dengan bersepeda menuju pintu tol Cikarang Timur (Kota Deltamas) dan ternyata di samping pintu tol itu ada Situ Binong.

Foto-foto dan cerita versi lain di…
multiply om hanif disini…

One response

  1. ngeri denahnya

    Desember 13, 2010 pukul 2:54 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s