enjoy every cadence, every breath…

1PDN Trip: Cileunyi >> Batukuda >> Kiara Payung >> Kampus IPDN Jatinangor

Etape #1: Rumah OmSigit (Cileunyi) – Batukuda (750-1200dpl)

0712 loading
Etape ini adalah etape tradisional masa kecil Om Sigit, pesepeda Cikarang yang mulai terjerumus mencintai tanjakan. Dibuka dengan paduan singletrack tengah kebun lalu jalan aspal, di etape ini ada tiga tanjakan yang layak diceritakan: Tanjakan Cinunuk, Tanjakan Pohon Besar, Tanjakan Gerbang Batukuda. Taman Hutan Rakyat/Bumi Perkemahan Batukuda ada di sisi selatan Gunung Manglayang.

pict1950batukud
0735 singletrack pertama

tan
0820 Tanjakan Cinunuk

Tanjakan ini baru tampak luarbiasa setelah saya lihat fotonya di komputer. Pas lihat aslinya memang heboh, tapi efek fotografi membuatnya lebih dramatis. Lewat lulus tanjakan ini tanpa menapak aspal. Selanjutnya aspal menjadi aspal rusak setelah sebelumnya relatif mulus.

pict1973batukpohon
0839 Tanjakan Pohon Besar
Tanjakan ini panjang, lurus, ditutup dengan istirahat pitstop dibawah sebuah pohon besar. Seru banget karena di ujung tanjakan ada beberapa warga kampung yg nonton dan menyemangati kita. Lulus lagi, tanpa menapak aspal.

pict1973batukpohon2
0843 Foto tanjakan dari atas
Ternyata tanjakan ini ditempuh dalam 4 menit terus menerus.

ger
0909 Tanjakan Gerbang Batukuda
Tanjakan ini karakternya mirip banget tanjakan N*1 di Trek Rindu Alam. Lurus, makadam campur sedikit aspal dan semen, ditutup tanjakan tanah. Yang membedakan adalah pemandangan di sebelah trek yang hutan pinus indah sekali.

Sebenarnya kami lalu melanjutkan ke situs batukuda-nya, tapi dengan sepeda setelah 50% jalan dari gerbang, samasekali ungowesable. Campuran antara batu2 besar dan tanah liat. Pas turun-nya seru.
down down

Etape #2: Batukuda – Kiara Payung (1200dpl -1250dpl -900dpl)

Di gerbang batukuda kami makan mie dan minum teh panas di warung. Ini bakal jadi warung terakhir sebelum masuk hutan.

Sayang sekali batere kamera saya habis disini. Padahal biasanya saya mencatat jam trip dengan mengambil foto.

Trek ini samasekali kami berdua (Saya dan Om Sigit) tidak kenal sebelumnya. Dari daerah gerbang batukuda kita hanya bertanya kemana singletrack ke arah Kiara Payung. Kiara Payung adalah bumi perkemahan yang terletak di atas daerah kampus IPDN.

Kita ikuti sebuah singletrack, sampai akhirnya singletrack menemui beberapa cabang, dan tidak ada lagi tempat bertanya, wong diatas hutan. Vegetasinya adalah bekas tebangan hutan pinus, masih ada sisa2 pohon, bercampur kebun warga yg ditanami singkong. Beberapa area tampak sedang dihijaukan dengan pinus lagi.

Saat kami putusasa karena tidak tau singletrack mana yang akan diambil, mulai kelelahan, kami tiba2 melihat seorang menaiki sepeda memakai lengkap helm sepeda. Seperti bermimpi saja. Namanya Kang Dadan, beliau anggota klub sepeda ‘Ngaprax’ Cileunyi.

Bersama bliau (seperti malaikat penyelamat saja buat kami) kami dibawa ke puncak punggung sebuah bukit. Pemandangannya luar biasa!!! Disitu ada tiga rekan Ngaprax sedang camping.

p1010047batukud
p1010047batukud2
Foto2 diatas adalah courtesy OmSigit

Kemudian atas guide dari Kang Dadan kami mengikuti singletrack menyisir tepi kanan sebuah punggungan bukit menuju Kiara Payung. Inilah yg saya juluki ‘singletrack heaven’. Beberapa kali memang kita harus berhenti karena longsor dan batu2 yang menghalangi sepeda kita gejot. Namun 90% singletrack ini bisa dilahap dari atas sepeda.
Rumput liar memang tinggi setinggi pundak, kadang membuat handlebar kita tersangkut. Sebenarnya saya iri sekali dengan tingkat percaya diri dan kecepatan yang dikembangkan Kang Dadan, pasti asik sekali, cuma saya berusaha rem rasa excitement dengan banyak menahan diri. Sebelah kanan singletrek adalah jurang menganga dalam yg sudah siap menelan siapa saja yang jumawa.

Akhirnya setelah hampir satu jam yang mengasyikkan, kita sampai di bumi perkemahan Kiara Payung.

Etape #3: Kiara Payung (900dpl) – IPDN (750 dpl)

Disini kang Dadan menawarkan kami untuk masuk ke jalur Offroad lagi. Mantap sekali. Offroad di tengah kebun jagung, disambut dengan masuk ke areal kompleks kampus IPDN yg terkenal itu!!! Wah!! saya serasa jadi praja IPDN beneran, lengkap !! Hahaha…

Setelah melewati lapangan bola, lapangan futsal, lalu barak-barak praja, kita masuk ke areal perumahan IPDN. Tepat 20m sebelum pos pemeriksaan/keamanan kampus IPDN, Kang Dadan berhenti, mengangkat sepeda melewati pagar dan masuk ke jalan kampung.

jagung

Begitu saja!! Kami lalu memasuki jalan Cileunyi-Sumedang.
Trip ini ditutup dengan Kang Dadan menunjukkan markas/bengkel klub sepeda ‘Ngamprax’ ini. Jadi kalau di daerah Cicaheum ada ‘Terjal’, lalu di Cileunyi ini ada ‘Ngamprax’.

(tambahan 3 Feb 2009)
Ini ada link foto-foto rekan saya Om Sigit… lengkapnya disini…

12 responses

  1. hmmmm… tulisan om anto memang ruar biasa… mewakili banget trip kemaren, hanya saja kok pendek om… ngak seperti biasanya sampai terbagi beberapa bagian. hehehehe…
    kapan2 ajak si putih ke sana lagi yuk…

    Januari 6, 2009 pukul 4:16 pm

  2. @Om Sigit…

    Si Putih itu siapa yah? Kayaknya saya gak kenal…. (menuruti kata sutradara)
    Memang om dibikin lebih pendek, soalnya ada yg input kalau panjang kayak novel hehehe

    Januari 6, 2009 pukul 4:58 pm

  3. Ping-balik: Trip-trip sepedahan liburan kemarin: Batukuda, Cikarang J3 J4, Seli Tour Kota Tua, Sentul - Pondok Pemburu « Harto Basuki

  4. wah om anto ngga ngajak2:mrgreen:

    Januari 9, 2009 pukul 5:39 pm

  5. Om Rifu ikut aja milis 1PDN (Ikatan Penikmat Djalan Nandjak) gabung di 1pdn-cycling@yahoogroups.com

    Januari 12, 2009 pukul 2:04 pm

  6. Kang, markas/bengkel klub sepeda “ngamprax” di cileunyi sebelah mana ya?

    Januari 22, 2010 pukul 11:30 am

  7. wuuiiii…… ane jg suka nadjak om…tp kekurangan medan tanjakan (paling2 fly over) di jkt.. :p

    oia, om… ane ijin naroh foto tanjakan cinunuk buat di blog ane ya om🙂
    di sini http://clayaban.wordpress.com/2011/04/09/teknik-gowes-nanjak-gadog-puncak/
    ane cantumin link balik kok..
    salam gowes ya om Anto🙂

    April 9, 2011 pukul 9:33 am

  8. @ch3rnobyl: salam gowes kembali, salam nikmat nanjak…. sudah ikutan mailing list 1pdn-cycling@yahoogroups.com milisnya penikmat djalan nandjak?

    Mei 21, 2011 pukul 10:33 pm

  9. Ping-balik: Teknik Gowes Nanjak Gadog-Puncak « Clabbing Everyday…

  10. Ping-balik: Ngabuburit Uphill & Night ride Batukuda « @antoix

  11. Ping-balik: Tips « juanbagro99

  12. Ping-balik: Ride#29 – Batukuda, Bandung – Ramadhan Night Ride Uphill | @antoix

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s