enjoy every cadence, every breath…

Tujuh CD di Mobil: Sinten Remen, Ubiet, Kua Etnika, Nerv, Phil Collins Big Band, Eddie Daniels

Di mobil terpasang CD Changer berisi 10 audio disc. Biasanya lima CD pertama isinya adalah lima CD pembelian terakhir

(1) Orkes Sinten Remen – “Parodi 2008”, genre: keroncong, crossover, humor, satir
(2) Ubiet – “Keroncong Tenggara”, genre: keroncong, crossover
(3) Kua Etnika – “Unen Unen”, genre: gamelan, tradisional, crossover, musik baru, psikedelik
(4) Kua Etnika Orkes Sumpeg – “Nang Ning Nong”, genre: gamelan, tradisional, crossover, musik baru, psikedelik
(5) Nerv – “s/t”(nama album nya lupa), genre: progressive rock

sinten
(gambar pentas sinten remen dari http://diptyawahyantara.files.wordpress.com )

Orkes Sinten Remen isinya unik banget, keroncong, dengan sentuhan tradisi (perkusif), plus humor yang sangat satiris. Misalnya Parodi lagu anak, lagu Hujan

Oh Ibu dan Ayah selamat pagi
Kupergi mencopet sampai sore hari
Selamat mencopet lah nak penuh semangat
Rajinlah selalu tentu kau dapat
Hormati korbanmu hargai teman
Itulah tandanya kau copet budiman

Jogja banget, satir banget, menyanyikannya dengan nada yang rata sekali. Satir getir mendengarnya, sekaligus lucu.

Dua album Kua Etnika saya peroleh kemarin di JakJazz. Yang album “Nang Ning Nong” saya sudah punya, tapi versi copy bajakan cd-nya. Akhirnya bisa dapat juga aslinya. Sementara yang album “Unen Unen” jauh lebih matang dari “Nang Ning Nong” dan jauh lebih banyak unsur musik barat-nya.
Meskipun keren kedua album IMHO belum bisa mengulangi kesuksesan blen tradisi+modern yang sukses pada album “Guruh Gipsy”

Sementara Nerv dapat dari diskon di suatu toko musik. Lumayan jadi 30rb. Ini adalah salah satu grup besutan Indonesian Progressive Society yang saya belum pernah tonton langsung.

lalu dua CD terakhir adalah CD favorit yang paling sering pengen didengerin terus menerus.

(9) Phil Collins Big Band – “A Hot Night in Paris”, genre: bigband
(10) Eddie Daniels – “Collections, the best of Eddie Daniels”, genre: jazz

Sisanya tiga slot lagi biasanya saya ganti2 saja isinya, biar gak bosan dan buat variasi.

5 responses

  1. ettow

    beruntunglah aku warga gantiwarno yang bisa menyaksikan sinten remen di desa kami…matur nuwun mas Jaduk….mas sony juga..yang sudah berkenan memfasilitasi kami…mimpi kami terwujud..melihat dan mendengar musik yang mendidik,bikin cerdas,kreatif,penuh canda tawa,tetapi juga menggambarkan kehidupan bangsa ini sebenarnya…semua bunga ikut bernyanyi gembira hatiku..segala rumput pun riang ria…Tuhan sumber gembiraku…

    Desember 24, 2008 pukul 2:54 am

  2. Ping-balik: Sepuluh CD di mobil: Kenny Burrell, Joe Henderson « Harto Basuki

  3. Agus Budi Purnomo

    Salam Sejahtera

    Mohon bantuannya saya punya hobby mendengarkan musik
    Dan saya sudah mencoba cari CD lagu – lagu Orkes Sinten Remen di seluruh Jakarta, tetapi sulit mandapatkannya.
    Barangkali bisa bantu kira-kira saya bisa mendapatkan CD lagu – lagu Orkes Sinten Remen dimana ya???
    Terima kasih banyak sebelumnya atas bantuannya

    Wassalam,
    Agus Budi P

    Februari 28, 2009 pukul 10:23 am

  4. Mas Agus Budi…

    Sudah cek http://www.wartajazz.com belum? di bagian jualan-nya.
    Atau kalau ada event JavaJazz atau JakJazz bisa tengok2 kalo ada wartajazz booth

    Februari 28, 2009 pukul 8:57 pm

  5. mas koes

    untuk mndpatkn cd/ cassete sinten remen dmn y…

    Juli 26, 2011 pukul 8:37 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s