enjoy every cadence, every breath…

Buka di atas Bukit J4

Ternyata bukan seperti rencana, 1645 sharp berangkat, extended meeting, jadi 1703 baru berangkat dari gerbang belakang.
10 menit sampai tegaldanas, ambil napas 3 menit
10 menit lagi sampai depan terowongan, ambil napas 5 menit sambil sms2

Setelah terowongan sempat moto dulu, jalurnya maut, terbagi dua kekiri dan kekanan.

mulai genjot habis terowongan, langsung balas hantam tanjakan J4, tanjakan yg hanya ada di musim panas, dan tanjakan paling technical di sekitar JBB menurut saya. Sial! baru separuh saya harus turun dari sepeda. Ban belakang spin, jalan berpasir ban muter waktu digenjot, kaki udah nyut2an juga sih… (lihat foto)

ambil napas 1 menit sambil menyesali kok gak tamat tanjakan ini. Kepikir buat turun lagi ngulangin, tapi inget pakai ban road, wah, lain kali aja deh hehehe…
menit ke 27 sudah sampai puncak bukit. Di belakang saya kampus baru ITB di depan saya jalan tol dan peristirahatan tol. Di kiri saya matahari sedang terbenam (lihat foto)

Mantap, adzan pertama langsung lahap apel, lalu gadtorade dan terakhir aqua dingin.


Pulangnya sprint sampe rumah, mampir di tegaldanas (sambil ambi napas, lagi-lagi) beli es kelapa…

1845 udah sampai rumah, mandi segaaaarrr….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s