enjoy every cadence, every breath…

Sebuah Presentasi Akhir, Managerial Communication: tentang Bike 2 Work

Pengalaman yang sangat berkesan. Grup kami di IPMI Bussiness School melakukan presentasi akhir (bagian dari tugas akhir) dari subject “Managerial Communication”. Terusterang saya juga menulis dengan sudut pandang lebih serius (tapi lebih jarang posting) di blog lain (sssttt…) tapi yang saya tulis disini lebih ke sisi pribadi dan manusiawinya, bukan sisi keilmuan dan praktik2 seriusnya.

Penyusunan dan pemilihan materinya berliku-liku, gila, dan agak liar. Memang grup kami sering disebut sebagai grup yang cenderung ‘cool’ dan tidak terlalu eksplosif-ekspresif. Sempat tercetus ide yang cukup kontroversial, seolah kami ingin keluar dari anggapan ‘cool’ itu. Kami ingin mengambil sebuah peran yang berbeda, berbeda dari karakter grup kami. Seolah kami ingin menjadikan perubahan karakter ini sebagai sebuah ‘BIG HOOK’ yang memang kita butuhkan dalam sebuah presentasi akhir.

Akhirnya tema yang kita ambil adalah tema yang jauh lebih ‘humble’, ‘low profile’, serta sederhana: tentang ajakan ‘Bike to Work’.

kantor rio

Grup kami saat presentasi memang terbukti berhasil menjadi grup yang bersinergi dan saling mendukung. Kami juga sangat bersemangat mempersiapkan presentasi ini sampai harus bertemu tiga kali seminggu, sebuah rekor tersendiri yang belum pernah kami lakukan sebelumnya.

Hasilnya? Sebuah presentasi yang menarik sekaligus juga menyenangkan buat kami yang melakukan presentasinya. Saya, sebagai obyek dan subyek dari kegiatan ‘Bike to Work’ itu sendiri juga ternyata terasa mendapatkan suatu tempat dan penyaluran untuk secara serius berkampanye, mengajak melakukan bersepeda ke tempat kerja. Pada sisi yang lain saya sendiri kagum dengan dukungan tak terduga berupa kiriman film dokumenter “Kereta Angin Penyelamat Bumi” serta dukungan berupa merchandise bike to work.

pre1
pre2
(perhatikan foto bawah, sepeda lipat punya Igo nongkrong di dalam kelas)

Pengalaman yang tak terlupakan saat saya harus masuk ke ruangan kelas di IPMI, dengan kostum lengkap pesepeda (celana pendek, jersey, helm, kacamata, tas, sepeda lipat) dan ‘mempermalukan diri’ sambil mendapatkan ‘instant credibility’ bahwa diantara kami memang menjalankan bike to work.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s