enjoy every cadence, every breath…

Haluoleo, oh haluoleo . . .

Setiap saya mendapat kesempatan berbicara, presentasi, memberi LKO, diskusi, apapun event-nya jika memungkinkan, saya selalu menanyakan kepada mahluk bernama mahasiswa, “apa arti mahasiswa?” “Apa bedanya dengan siswa2 yang lain?”

Sebenernya ini adalah pengakuan dosa dan pembalasan kesalahan, karena selama mahasiswa saya juga tidak punya jawaban yg (menurut saya) tepat untuk menjawab pertanyaan ini.

Melihat apa yang terjadi dan berkembang di seputaran universitas Haluoleo samasekali tidak melambangkan tingkah laku mahasiswa -siswa yang maha- yang saya kenal konsepnya. Minimal yang saya yakini.

Seorang mahasiswa adalah makhluk mandiri, makhluk yang sudah mulai mempertanggungjawabkan pikiran, pendapat, sikap, tindakan, cara pandang secara dewasa. Sebagai manusia yang utuh. Hebatnya masih ada kata ‘siswa’ selain kata ‘maha’ yang saya tulis diatas. Artinya, bagi mahasiswa, sangat dapat diterima kalau mereka melakukan kesalahan2, berkaitan dengan statusnya sebagai ‘siswa’ yang tugasnya adalah belajar.

Terusterang, pendapat saya tentang betapa pentingnya arti ‘maha dari para siswa’ ini sehingga, sesibuk apapun, saya berusaha melakukan yang terbaik untuk melakukan bimbingan kerja praktek di pabrik tempat saya bekerja.

Sedih banget saya melihat gambar tentang nama agung Haluoleo di televisi. Keadaan yang (katanya) disebabkan oleh ulah (katanya) mahasiswa . . .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s