enjoy every cadence, every breath…

JavaJazz Fest 08 – #2 BigBand !!

Sayang sekali jumat kita latihan seharian jadi akhirnya memutuskan gak nonton, padahal ternyata ada Hypersax, dengan penampilan ala BigBand, yang tampil ternyata hanya sekali jumat saja. Band yg sangat saya kagumi ini lewat begitu saja. Hiks..

Van Alloy Big Band. Silakan lihat link-nya disini..

Lalu Salamander. Dua kali gagal menonton. Hari sabtu jadwal Salamander pas banget tabrakan sama jadwal VanAlloy nampil. Pas balikin perlengkapan panggung ke mobil sempat dengar lengkingan2 trumpet sedang nampil di basement. Hari minggu mau nonton lagi tapi acara di panggung assembly 1 mundur sejam lebih, udah lemes dan ngantuk.

jazzmint
JazzMint BigBand. Band ini sangat unik konsep-nya, memainkan lagu-lagu Indonesia lama dengan aransemen sendiri. Wuih! Mantap! Kagum dan salut saya dengan konsep dan usahanya. Memang pas sekali kalau kita memainkan lagu di masa lalu dengan konsep bigband, ‘nyambung’ secara historis. Sayang sekali menurut saya porsi vokalis terlalu menonjol dari band ini sebagai sebuah ‘bigband’.

gal
Galaxy BigBand. Saya pernah nonton di konser mereka akhir 2005. Wah, band-nya bener2 besar. Pemain sax-nya belasan. Lalu nonton kemarin formasinya ‘standar’ sekali. 5 trumpet, 4 trombon, 5 sax. Salut, permainan-nya sangat solid dan powerfull. Kagum bagaimana bisa band berganti2 personel rhytm section (bass-drum)-nya dan tetap terdengar solid. KEREN !! Meskipun bandleader berganti ke pemain Bariton Sax, saya lihat gaya lagu yang dipilih masih konsisten di bigband jazz yang lebih modern seperti lagu MJ “Don’t Stop Till Get Enough” meskipun menyelipkan beberapa aransemen klasik seperti “April in Paris”.

RK1
RK2
Ron King Big Band. Puas nonton berkali-kali. Karena mereka nampil di panggung tersendiri, nampil bareng Rene Olstead, nampil juga mengiringi ‘Frank Sinatra’. Speechless deh kalo liat band ini. Contoh bigband professional dengan kelas dunia. Penampilan Ron King Big Band dan Manhattan Transfer adalah dua penampilan yang saya tonton utuh dari awal sampai akhir. Lagu-lagu yang dimainkan (Saat solo konser RKBB di Assembly) sangat awam di telinga saya, tampaknya Ron King sebagai bandleader mengaransemen sendiri banyak lagunya. Menurut saya sound saat di Assembly 1 itu paling ‘superb’, itupun RK masih komplain minta adjustment diatas panggung. PUAS NONTON dan gak bosen2 meski sampai 3 kali.

kir
Kirana Big Band. Sayang menontonnya cuma sekilas karena sudah malam banget. Saya juga baru pertama kali menonton band ini. Komposisi dan pilihan lagunya cukup unik, namun tampil di Lobby Stage di tengah malam begitu memang perlu effort lebih. Pencahayaan minim, dan area itu adalah tempat berlalu lalang. Salut dengan Kirana Bigband, penampilan yg solid. Yang juga menarik adalah ‘meja partitur’ band ini yang bisa dilipat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s