enjoy every cadence, every breath…

IPDN Trip: Gadog – Rindu Alam dalam Kabut Tebal (part 2) Tmn Safari – RA

Lanjutan dari bagian pertama

Setelah pitstop sebentar 15 menit (katanya MBah udah nungguin 30mnt di dpn saya) berangkat lagilah kita. Terlihat cuaca mulai berkabut. Seperti biasa Mbah mempersilakan saya duluan, dan hanya bertahan sekitar 1km lalu “the red devil” segera ngacir meninggalkan saya menyanyikan dua lagu favorit: “naik naik ke puncak gunung” dan “row-row-row your boat”. Malah sekarang ditambah dengan dendangan baru: dzikir dan shalawat hehehe… Kalau kedua lagu itu tak lagi mempan.

(Kabut mulai menemani)

redevil
(dikejar setan merah)

Hanya 15 menit dari start kedua di taman safari hujan turun deras, di tengah kabut. Make jas ujan, sekalian ambil pitstop illegal lagi.

illegalstop
(Pitstop illegal)

MBah sudah tak tampak, sampai kemudian ada yg panggil2 teriak dari pinggir jalan. “Ban ku kempes dua-duanya depan belakang” kata MBah. Ya ampuuuunnnn… Ini angkot mana yg sirik nggak dinaikin jadi deh kena paku langsung dua ban gitu. MBah cuma bawa satu ban cadangan, saya bawa tapi yang pentil besar. “Tok, kamu sendiri saja keatas, nanggung udah sampe sini” ya ampuuunnn kenapa jadi merinding saya denger perintah itu. Tapi untung segera muncul ide cemerlang: menambal ban sendiri di tempat. Untuuungg bawa penambalnya.

gantiban
tamball
(Pak Rektor ganti profesi jadi tukang tambal ban)

Setelah tambal ban saya baru memperhatikan kalau kita sudah mulai masuk kawasan perkebunan teh. Cihuiii… Entah kenapa semangat muncul membara kembali. Seperti mendapat second wind. Apalagi saat kabut semakin tebal, suasana yg sendu, jarak pandang 5m-an, membuatku semangat. Meski PAK Rektor kembali sudah menghilang didepan, saya tidak lagi perlu menyanyi-nyanyi. Kaki rasanya enteng banget. Otot2 yang tadinya pegel sudah jadi tak berasa apapun, mati rasa kali.

Lalu terdengar adzan Dzuhur. Aduh indah sekalii… Saya sampai teriak2 sendiri. Saya segera membayangkan masjid Atta’awun itu sudah dekat. Pas iqomat saya pas melewati depan masjid itu. Saya teriak2 sendiri lagi kayak orang gila. Segera kemudian angin kuat mulai menerpa dari arah atas, jadi kita udah gowes nanjak ditahan angin lagi. Saya jadi ingat pengalaman naik gunung yang biasanya kalau sudah mendekati puncak akan banyak angin. Makin semangat saya…

spinner
(energic spinner)

Sempat berhenti di gerbang telaga warna untuk foto-foto. Kaki udah mulai berontak sih, tapi semangat sedang tinggi, cuma sayang saja pemandangan indah berkabut ini kalau sampai terlewat diabadikan.

kabut
ipdn berkabut
(Di gerbang telaga warna)

Gak terlalu lama setelah start lagi segera terlihat restoran Rindu Alam di sebelah kanan. Aduh. Perasaan campur aduk, genjot tambah semangat. Puncak Pass tak lama lagi…

Cihuyyyy….
Akhirnya lulus deh matakuliah ini!! Perasaan excited campur aduk sampai kucium itu sepeda Kanjeng Kyai Cozmic…

Disambut Pak Rektor yg pesanan sate kambing nya sudah mateng.

awas rem
(Puncak pass 1484m dpl)

bersama pak rektor
(Dapat nilai ‘lumayan untuk pertama kali’ dari Pak Rektor)

Pas akan turun Pak Rektor bersabda, “Karena baru pertama kesini aku recommend kita turun lewat onroad saja Tok, biar kamu bisa melihat kehebatanmu sendiri”. Wah merinding saya dengernya…
Semakin merinding waktu turun melewati jalan onroad dan melihat dari arah sebaliknya jalan menanjak yang sudah kita lewati…

Mind over body kata Oom Rivo. Kekuatan pikiran dan semangat mengalahkan batasan kekuatan fisik!!

Foto2 ada di http://1pdn.multiply.com/photos/album/12/Turunan_RA_-_GAdog

4 responses

  1. Ping-balik: IPDN Trip: Gadog - Rindu Alam dalam Kabut Tebal (part 1) Gadog-Taman Safari « Harto Basuki

  2. yg ella perhatiin justru bukan kabutnya tapi bikepants polka dot-nya:D sempet bertanya2 waktu liat bikepants ini di display di salah satu toko sepeda di bandung: “siapa yang punya cukup nyali untuk memakainya skaligus dgn nya masih punya kepedean untuk nandjak:))…pertanyaan saya terjawab sudah. apa mungkin strength nandjaknya datang dari bikepans polka inišŸ˜€

    Januari 13, 2009 pukul 4:40 pm

  3. Ada Tulisan IPDNnya..Berarti Pamong……………..
    Hidup Pamong

    Januari 22, 2009 pukul 5:07 am

  4. Adhitya

    Om, fotonya minta yah utk motivasi..

    Juli 15, 2009 pukul 5:10 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s