enjoy every cadence, every breath…

J3 (Jalur Jacyco Jababeka) – bag3: Lumpur oh Lumpur

Lanjutan dari bagian kedua…

Setelah menjalani acara menyeberang sungai, seluruh tim tampak bersemangat dan tersenyum lebar penuh kepuasan.

https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8716_1203mejeng.jpg
(1203 berfoto bersama)

https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8718_1204speda2.jpg
(1204 sepeda berjejer penuh lumpur sungai)

Kita disambut oleh deretan hutan bambu yang sangat sejuk, memberi semangat tambahan padahal badan sudah letih dan perut mulai keroncongan.

https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8722_1208.jpg
(1208 melintas hutan bambu)

Sejak menuruni jalan menuju perahu saat melintas sungai, ban sudah menjadi donat karena lumpur. Diperparah saat melintas hutan bambu yang penuh dengan daun bambu kering. Tampaknya memang ditakdirkan bambu kering dan lumpur bakal sangat kompak. Belum cukup ternyata kita melewati ‘ungowesable track’ seperti ini.

https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8738_1234ungowesable.jpg
(1234 ungowesable, semua melipir nuntun)

Setelah sempat bingung melintasi pinggiran sungai, melewati pematang sawah, melewati pepohonan bambu lagi yang membuat ban semakin tebal donatnya, semakin berat digenjot, kita akhirnya tiba juga di kolong jembatan tol.

https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8753_1304jembatanbamb.jpg
(1304 jembatan bambu)

https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8745cozmicku.jpg https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8747_1254cozmic.jpg https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8761_1309cozmic.jpg https://antoix.files.wordpress.com/2008/01/pict8757_1309kolong.jpg
(1309 Cozmic ku yang berlumuran lumpur, v-brake oh v-brake… tampak di bag atas adalah jembatan tol dg truk melintas)

Benar-benar foto yang memberi alasan kuat kan untuk beralih dari v-brake ke disc-brake?? Sabar… sabarr…

Setelah acara pit stop lagi karena ada warung di bawah jalan tol (teduh lho), kita lanjutkan lagi genjot, ketemu pinggir kali malang dan akhirnya sampai Cikarang Baru lagi. Ini kolong tol tepatnya adalah di perbatasan antara Karawang dan Bekasi, kalau di dalam jalan tol di sebelah utara jalan tol kita lihat patung harimau (maung) yang merupakan juga perbatasan kodam Jaya dengan Siliwangi. Dari kolong tol ini satu orang anggota tim memutuskan meneruskan perjalanan dirinya dan sepedanya dengan ojek, setelah beberapa kali kraam terus.

Perjalanan yang panas, dengan perut keroncongan, mendampingi rekan yang kraam terus sepanjang kali malang, baru sampai rumah jam 1430.
Total perjalanan 57km ditempuh dari jam 0730-1430.

DAHSYAT!!

4 responses

  1. wah, kalo lumpurnya begini v-brake sudah tidak berasa…

    Januari 24, 2008 pukul 8:49 am

  2. Kang Dadang

    Hmm siap-siap upgrade ke disc brake Om…hehehehhehe

    Januari 24, 2008 pukul 11:41 am

  3. TJ

    hmmm…itu cikarang baru bagian mana yah??kykny ga prnh liat…hmmmm

    Agustus 16, 2008 pukul 8:22 pm

  4. @ Bayu Wahyudi
    Kalau lumpurnya begini, v-brake-nya sangat terasa jadul dan musti pindah ke disc brake hehehe… Jadi heran sama senior2 sebelum 90an yg semua pakai v-brake

    @Kang Dadang
    Tentu Om, pindah discbrake. Tapi saya sayang banget sama shifter-nya, jadi musti cari bekas yang mech disc nih…

    @TJ
    Tidak jauh dari Cikarang Baru kok, paling 10-15 km dari Cikarang Golf. Kalau sering bersepeda ke pelosok kampung akan heran dengan keindahan2 baru yang tidak pernah terbayangkan bisa kita lihat di Cikarang.

    Agustus 19, 2008 pukul 1:12 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s