enjoy every cadence, every breath…

Trip J J (bag 2) – track timur, track Inul

Sebenernya di JJ banyak sekali track-nya, kemungkinan2nya, jalannya juga sambung menyambung. Salah satu track yang ada di sisi timur jalan menampilkan rangkaian turunan dan tanjakan Inul.

awalinul
(awal track JJ-inul, satu2nya foto diambil di track)

Track ini dimulai dengan sambutan kuburan di kanan dan pemandangan sungai dan lembah berbukit di kiri track. Setelah melewati single track dengan vegetasi alang-alang yang tingginya bisa mencapai tangan kita meskipun kita turun tanpa genjot sambil berdiri. Jadi nyesel gak bawa hand warmer. Jangan terlalu asik maksimalkan speed apalagi jika handling sepeda belum ‘panas’. Beberapa kelokan tak termonitor dari jauh padahal kalau kelewat ada jurang sedalam 3-5 meter menunggu.

Bersiaplah secara mental untuk bertemu tanjakan Inul, dimulai dengan turunan lalu punggung yang harus digowes, sudah cukup berat bencapai puncaknya, apalagi didepan terjadi kemacetan karena rekan memutuskan TTB. Libas ke sebelah singletrack melewati rumput tinggi sambil nanjak, terpaksa. Sudah selesaikah Inul? Belum! Ibarat lagu itu baru intro. Segera kita disuguhkah turunan cukup curam, panjang, dengan jembatan bambu selebar sekitar 1,5 m di ujung turunan, hati langsung ‘seeerrrr…’ Karena selain turunan berujung jembatan bambu ini membuat ragu untuk memaksimalkan kecepatan, sudah terlihat tanjakan Inul sebenarnya didepan. Buset! Tanjakan kemiringan mendekati 45derajat, track tanah gembur, tanjakannya benar2 panjang! Ditambah gangguan kontur jalan air di tengah track. Saya libas sambil berdiri dan berusaha memindah pegangan tangan ke bar end. Beberapa kali ban belakang BigJim 2.25 selip.

Yohoiii… Sampe di puncak tanpa TTB pada percobaan pertama. Benar2 belum 3 menit kita start dari basecamp JJ sudah mendapat suguhan indah begini. Mana tidak mengenal medan, tidak ada introduksi jg dari rekan2. Wuih!! Bener2 cuma sekali kuliah sukamantri bareng IPDN benar2 bermanfaat jadi saya gak gentar.

Setelah melewati bonus lintasan rata kita segera melahap jalan khas XC yg berliku, naik turun dilengkapi beberapa drop yang kombinasi dengan belokan. Asik banget. Ini baru ‘technical XC’ lah istilah saya sendiri.

Tiba2 kita sudah keluar dari singletrack dan masuk ke jalan tanah lagi, patah kekiri, disambut tanjakan jalan tanah yang berisi batu2 lepas segede kepalan tangan (ternyata nama tanjakan ini ‘Tanjakan PKI’- thanks Oom Iwanqq). Wah, macet lagi deh, si komo lewat, wakakaka… Ini tanjakan tidak kalah dahsyat dari Inul#1 tadi. Juga sama, kita tidak bisa menduga sebelumnya medan bakal berubah secara ekstrim dari kelok2 menjadi tanjakan jahanam begini.

Kita disambut rimbunnya pohon bambu, melewat rumah kampung, dan kembali lagi ke camp JJ.

Saya tidak melihat jam, tapi track penuh kejutan ini sebenarnya pendek, mungkin 15-20 menit? Atau karena sepanjang track nikmat jadi kerasa pendek? Rekan2 yang ikut/nonton Petro Cup Agt07 lalu mestinya punya catatan waktunya.

Berlanjut ke bagian ketiga: track barat.

4 responses

  1. Ping-balik: Trip J J (bag 1) - menuju camp JJ « Harto Basuki

  2. tanjakan berbatu, tanjakan PKI om, kembali nggak bisa naik gara-gara di depan TTB juga ya. padahal kalau nggak terhalang sih dilibas saja ya om

    Desember 7, 2007 pukul 1:52 pm

  3. @iwanqq
    Terimakasih info tanjakan PKI-nya. Waduh namanya seserem tanjakkannya ya? Kalo ke JJ lagi, saya minta dipandu lagi nih Oom…

    Desember 8, 2007 pukul 9:29 pm

  4. Ping-balik: Trip J J (bag 3) - track barat, grand canyon dan koboy « Harto Basuki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s