enjoy every cadence, every breath…

1.000.000 vs 5.000 sepeda

Lagi sebel campur excited.

Hari minggu kemarin sebuah momen membuat excited seluruh anggota komunitas pekerja bersepeda (bike to work). Peran moda transportasi sepeda dalam menanggulangi pencemaran, menjaga kesehatan, penghematan BBM, mendapat pengakuan Presiden RI. Sebuah keberhasilan politis yang nyata!

Bahkan presiden, membocengkan ibu negara dengan sepeda tandem, masuk ke berita tv malam dan pagi. Presiden juga memerintahkan dg jelas untuk setiap kepala daerah menyediakan ruang bagi pesepeda.

WoW!

Gubernur DKI, yang sedang didera banyak kritik krn kemacetan yang ditimbulkan pembangunan koridor2 baru busway, bereaksi dengan (maaf) bodoh. Katanya dia baru akan menyediakan jalur khusus sepeda kalau jumlah pesepeda meningkat menjadi 1juta dari sekarang yang sekitar 5ribu.

Yang bener aja Pak Gubernur Yth??

Lima ribu, 5000 angka sekarang
Sejuta, 1 000 000 angka yg didyaratkan

Ngasih syarat, ngeles, apa ngeledek sih??

Ini aku kagumnya sama komunitas bike to work, mereka malah menjadikannya jadi pelecut. Di penutup posting milis semakin banyak rekan yang menulis: Salam Sejuta Sepeda!

1
(foto istriku bersepeda disebelah busway pas funbike b2w)

Links..
Ternyata ada link Fauzi Bowo di wiki…
dan lebih lengkap isinya dari link Komunitas Pekerja Bersepeda di wiki…
Ya ampun punya website lengkap…
Trus ini daftar pertanyaan untuk Foke di Perspektif.net

3 responses

  1. mochkurniawan

    ngeledek tuh sejuta..dari hongkong hehe

    November 13, 2007 pukul 2:42 am

  2. Seperti membandingkan telur sama ayam, duluan mana.
    Pak Gub bilang 1.000.000 pesepeda dulu baru jalur khusus. Padahal b2w yakin, kalo ada jalur sepeda, angka 1.000.000 b2w-er bakalan cepat didapat. Orang males bersepeda, alasannya karena nggak ada jalur khusus sepeda.

    Jadi duluan mana, telur sama ayam? Ya duluan telur, wong ini telur bebek. Bukan telur ayam

    November 13, 2007 pukul 8:06 am

  3. soal syarat itu udah saya denger sejak si kumis belon jadi gubernur. Bisa jadi dia ngeles. La bikin busway aja dia keok digebukin ma orang kaya. Apalagi ntar dia bikin jalur sepeda dikeroyok gak ama yang pake motor??? hehehehe….. Saya tetap dukung jalur sepeda diadakan lebih dulu untuk menarik orang beralih ke sepeda (tulisannya dah ada di blog saya).
    salam kenal om….

    November 13, 2007 pukul 10:19 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s