enjoy every cadence, every breath…

Jalur saya mengenal JAZZ (bag 3 dari 3)

Ini adalah bagian ketiga tulisan. Sebelumnya bagian pertama dan kedua ada di post lain.

Bagian ketiga ini ditandai dengan saya mulai mengenal memainkan alat musik tiup, bahkan mendapat kesempatan bermain dalam grup big band jazz. Wah ngga kebayang sebelumnya. Meskipun ternyata cita2 main saxophone tidak pernah kesampaian, ternyata main trombon, kemudian gitar dan clarinet dalam sebuah bigband bener2 membawaku masuk ke area lain dari apresiasi musik jazz-ku.

Saya jadi banyak mendengarkan musik terutama bigband apasaja; dari yang pop-tradisional model Glenn Miller sampai yang kontemporer dan crossover rock model Frank Zappa dan X-legged-sally. Menurutku inilah pengalaman eksplorasi terdalamku dalam menikmati musik (wooo…). Hehe… kesannya serius ya? Tapi minimal itu yang aku rasakan, mungkin buat orang lain hal seperti yang aku lakukan biasa saja, tapi buatku ini mendalam.

Sambil menikmati musik jazz dan bigband (yg belum tentu nge-jazz) saya juga sering banget menikmati musik jazz lokal buatan anak negeri sendiri. Rasanya kok punya kepuasan sendiri kalau ndengerin jazz lokal bisa memainkan musik level dunia. Puasss…

krakatau2000
(gambar diperoleh dari http://cdbaby.com/cd/krakatau )

Dari sayap ini saya sangat berkesan dengan rekaman historis “Indonesian All Stars” yang bermain di festival jazz di berlin tahun 60-an. Grup ini isinya Jack Lesmana, Maryono, Bubi Chen diantaranya. Wah keren banget musiknya. Jazz dengan sentuhan tradisional musik tradisi Indonesia. Saya juga jadi ada perhatian khusus menikmati musik tradisi crossover ini, terutama tentu yang crossover dengan jazz, misalnya era Krakatau yang main ‘world music’.

Itu kira2 basis selera dan apresiasi musik saya. Lumayan, minimal sudah pernah saya tulis ini rangkaian tiga tulisan. Tidak perlu dihantui rasa belum mendokumentasikan hehe…

3 responses

  1. Ping-balik: Jalur saya mengenal JAZZ (bag 2 dari 3) « Harto Basuki

  2. Ping-balik: Jalur saya mengenal JAZZ (bag 1 dari 3) « Harto Basuki

  3. Terima kasih sudah di ‘mention’. Salam jazz!

    Desember 9, 2007 pukul 12:43 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s