enjoy every cadence, every breath…

Chaos

Kata ini berarti banyak, tapi yang tercetus dengan cepat di kepala saya ada dua: lalulintas dan musik bawahtanah.

Pernah baca di suatu website berbahasa inggris, yg nulis orang eropa, dia kagum banget sama grup2 bawahtanah (‘underground’, sebutan untuk musik ekspresi, kebanyakan berbasis rock dan indie) dari Indonesia bisa memancarkan dengan sangat pas “chaos”. Musik2 dari band yg saya yakin anda semua blom pernah denger itu, sangat dihormati di pergaulan ini.

Di kepala saya cuma ada kaitan yg pas saja antara lalulintas di jalanan dg musik jenis ini. Sangat pantas mereka band2 Indonesia itu bisa menciptakan “chaos” dengan musik lha wong contoh sehari2 di depan mata.

Cikarang, pagi2
First post from my blackberry device!

One response

  1. wicak

    chaos maybe just misunderstoon order. karena kita gak bisa melihat urutannya, maka kita namakannya sebagai chaos. kalau di Fourier Transform, biasanya bisa dapet bentuk gelombangnya… so gue percaya chaos itu adalah misunderstood order.

    kan Einstein pun bilang, God doesnt play dice with the universe.
    dice-> randomness-> no order = chaos

    disclaimer gue: walahualam.

    Juni 16, 2007 pukul 2:45 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s