
Kok ya pas banget… ada record lain juga hari ini
Arsip untuk Maret, 2009
TALK is CHEAP !!!
Gila, saya tertegun pas liat liputan berita pemilu di televisi. Kampanye di lapangan di panggung itu semuanya kayaknya diomong tanpa dipikir yah? Semua diomongin saja, semua orang tampak tanpa logika… Janji-janji nya benar-benar (maaf) GOMBAL !!
Ngapain janji kalau tau gak akan bisa dicapai?
Heran deh…
Tapi ada hiburan dikit… coba tengok http://janganbikinmalu2009.com/web/galeri.php ini beberapa saya kutip disini… lucu lucu

Kreatif juga yah…

Gak mau dipilih katanya…

Sesama penggemar mountain bike harus masang gambar ini dong…

Ada jilbab… Saya sangat menahan diri untuk tidak bersikap SARA, tapi…. yah sudahlah!!
Mang Ending di Cikapundung
Pagi2 rencananya gowes, syukur sampai ke warban, eee… sudah ada tugas menunggu, nganter ke pasar..
Untung sempat mampir ke Mang Ending di Cikapundung, di pasar majalah bekas. Dapat edisi Maret Havard Business Review www.hbr.org


Sudah hampir setahun kami jadi lengganan Mang Ending, seru, karena bisa sms dulu nanyain stok majalah baru yg cocok sama selera kita ada apa, lalu datang tinggal lihat cocok apa gak saja. Pilihannya juga banyak, tapi masalahnya adalah tidak setiap majalah ada setiap edisi, alias availability gak pernah dijamin.
BIKEHOLIC jilid 3: Trek Jalur Pipa Gas – JPG
Tulisan ini adalah bagian lanjutan dari bagian 2:trek UI kegiatan BIKEHOLIC: tiga trek dalam sehari milis cikarangmtb@yahoogroups.com
Sempat bengong melihat betapa deras-nya hujan turun saat setelah makan kita sholat di masjid kampus UI. Asli deres banget. Air seperti gak berenti diguyurkan dari langit.. Mana petir nyamber nyamber lagi. Lihat kiri kanan setelah beres sholat, kami tinggal ber-6. Hanya bersisa 30% dari jumlah rombongan hingar bingar tadi pagi. Ada perasaan kecut juga, lihat cuaca, baju udah kotor semua (hampir semua kami udah pakai baju ganti dari trek tadi pagi)… Apa perlu kita tunggu hujan berhenti dulu? Weh, udah jam 1430 neh…
“Yuk, berangkat lagi!!!…”
kata salah satu Om (saya lupa siapa), seperti magnet, yang jelas kita semua segera berdiri dan bergegas menembus hujan balik ke mobil karena sudah menunggu trek ketiga untuk melengkapi BIKEHOLIC… JPG!!!
Avanza Om Sigit kembali beraksi. Sambil asyik kita bicarain kedua trek tadi pagi dan siang, lumayan buat menyemangati karena Om Sigit harus menembus hujan lebat dalam tol TB Simatupang menuju Bintaro. Hujan semakin deras dan pekat, tiba-tiba di seputaran Tanah Kusir banyak banget mobil melambat di depan. Ternyata banyak mobil berhenti karena ada hujan es. Gelotakan suara kaca dan body mobil kena butiran2 es. Weleh, jadi kayak apa ya trek JPG?

Akhirnyaaa… kami sampai juga di trek JPG, untung sudah apal jalan datangnya karena udah dua kali kesini.

Hujan sih sudah tinggal rintik2. Gak buang waktu lama, segera kita masuk trek di-guide oleh Om Inu.


Trek luarbiasa licin. Jika tanah padat licin dan basah, jika tanah gembur jadi berlumpur dan juga licin. Aduh!! BELEPOTAN !!! Sempat juga stress karena selain sepeda jadi gak bisa dikendalikan dengan mudah, resiko menjalani trek juga jadi lebih tinggi.
Untung Om Inu (yang memilih lepas baju atas karena kebayang musti nyuci belepotan) sebagai mentor yang baik memberikan sisi menarik lain dari bersepeda gunung di technical track seperti ini… Secara singkat pelajaran yang diberikan adalah “safety riding” hahaha… Dasar biker berpengalaman, jadi aja tau caranya melihat dari sisi lain yang lucu padahal intinya memang benar: ride safely (in the extra hazard terrain condition). Salut untuk Om Inu !!!! I learn a lot from you today bro!!

Cuma ambil sedikit gambar di trek. Itupun dengan hasil kamera belepotan kena lumpur. Ini foto Om Sigit di atas jembatan bambu.
Tidak banyak yang saya bisa ceritakan tentang trek JPG di saat belepotan begini, kecuali wire rem depan Cozmic saya yang putus saat tanjakan pertama weleeehh… Semua turunan dijalani dengan hati deg-deg an banget hehe: tanpa rem depan dan tanah licin. Ampun dah!!!
Hampir semua obstacle istimewa di JPG tidak mungkin dilewati karena terlalu licin dan berbahaya, ini termasuk Turunan S dan Roller Coaster. Oke deh, musti ada kelas HER nih lain kali dijadwalkan lagi. Melewati trek 6.5 km ini dengan selamat baik orang maupun sepedanya pun sudah merupakan kesuksesan tersendiri.
Akhirnya inilah foto lima peserta yang lulus Cum Laude dari Gowes BIKEHOLIC tiga trek ini:

Om Sigit dengan Unite Dominate Putih… Setahu saya ini adalah perjalan pertama ke JJ dan UI. Dan perjalan kedua di JPG.

Om Bambang Irawan dengan United Merah-Putih

Om Adrianullah dengan United Patrol

Om Hanif dengan United Patrol Putih

Om Adji dengan United Patrol Biru
Fyuh…. “Nah, sekarang kalo mau ngebut silakan” kata Om Inu…
Tampak pemandangan langit mulai memerah menjelang maghrib.

Hasilnya adalah sepeda yang benar-benar belepotan.

FYUIHHH… lega dan bangga nya kami berhasil melalui tiga trek ini dalam sehari. Di milis cikarangmtb@yahoogroups.com sebelumnya saya hanya bilang memimpikan “Double Expresso” UI dan JPG, tapi akhirnya dapat BIKEHOLIC tiga trek!!
BIKEHOLIC jilid 2: Trek Hutan UI
Sebagai lanjutan BIKEHOLIC jilid 1, Perjalanan para Bikeholic dari cikarangmtb@yahoogroups.com dilanjutkan ke trek kedua dari tiga trek: JJ-UI-JPG yang kita canangkan dalam rangka BIKEHOLIC ini.
Tim sudah tidak sebanyak saat di Jalur Jatiasih, kita loading sepeda di parkiran dekat FISIP. Cuaca terasa sangat panas terik. Kuatir juga kalo harus gowes poanas-poanas begini, kalo di cikarang siang bolong begini mataharinya ada 7 dan pas diatas kepala kita. Kekuatiran yang segera terbukti tidak perlu terjadi, karena seperti apapun cuacanya, trek UI bener-bener ADEM !!

Kami lalu rolling-rolling di trek jalan/sepeda nya yang selebar sekitar 2 -3 meter. Trek ini adalah trek dari batako/semen yang ada di sebelah jalan raya. Karena menjorok ke dalam pepohonan/hutan, kadang juga memakai trotoar, trek ini terasa adem sekali. Melihat adanya banyak tempat parkir sepeda di dekat halte bus, trek ini memang dibuat untuk commuting di dalam kampus rupanya. Dan di weekend seperti ini trek ini jadi trek ideal untuk bersepeda/berjalan santai bersama keluarga.

(foto ndiri bisa muncul dari multiply Om Sigit Bikewearr)

Sekitar 5 menit gowes santai akhirnya nyampai di tempat start dan finish trek Hutan UI. Dari kejauhan tampak ada pesepeda yang sedang mangkal di pinggir hutan, baru kemudian disadari ini rupanya yang namanya ‘mangkok Hutan UI’, pantes aja pesepeda2nya yang disitu bergaya dirt jump semua. Ini adalah pertama kali saya lihat sendiri pesepeda DJ beraksi dan juga ikut nyobain adrenalin-nya rolling drop ke dalam mangkok dan naik lagi di seberang. Seru juga sampai ulang 2-3 kali.

Kenikmatan nandjak yang hanya sesaat
Setelah beberapa kali tertawa bersama melihat rekan lain mengatasi ketakutan turun dan kesulitan nanjak, Om Tjatur, sebagai kapten kita di trek UI ini segera kasih perintah pertamanya, “Speed ya…”. Buset!! Dia segera melesat melahap singletrack yang meliuk-liuk di tengah hutan.
Terusterang, trek UI segera mengingatkan saya pada feel dingin dan di tengah hutan tropis seperti yang saya rasakan di Mt.Kiara, Kuala Lumpur. Entah kenapa memori Kiara segera saja nempel di kepala. Tipe vegetasinya, pohon-pohon besarnya, keteduhannya, lebar dan style singletrack-nya. Sensasi Kiara segera muncul, namun tentusaja tanpa technical uphill dan drop off ala Kiara yang banyak banget, karena Kiara kan berbukit gunung, jadi tidak ‘flat’ seperti UI ini. Sial!!! Segera saya kembali menyesal kenapa baru kali ini cobain trek Hutan UI!!
Saya masih bisa mengikuti speed Om Tjatur sampai akhirnya berhenti begitu kelihatan ada danau.
Pantes Om Tjatur memutuskan berhenti, karena rekan-rekan di belakang ternyata cukup jauh tertinggal. Setelah berkumpul, segeralah terlihat sebuah drop off yang langsung berhadapan dengan danau sudah menunggu. Tanah basah dan licin, sementara sekitar lima meter di depan drop off setinggi sekitar 2-3 meter ini sudah menunggu danau untuk siapapun yang tidak berhasil mengendalikan spedanya dengan baik.



Berbagai jurus segera diperagakan oleh para peserta BIKEHOLIC, termasuk jurus perosotan, jurus “lebih cepat sepeda dibanding orangnya”, dll. Cukup fun, mengkhawatirkan sekaligus juga menegangkan, untung semuanya selamat tidak ada yg perlu bablas nyemplung ke danau (saya yakin pasti ada yg pernah). Kita lanjut gowes dengan mengitari seputar danau, wah, eksotis sekali. Meski matahari diatas kepala namun tak terasa di bawah keteduhan hutan UI.




Selanjutnya adalah menyusur danau (lagi) dan masuk ke hutan (lagi). Kayaknya saya jatuh cinta nih sama trek ini, padahal bukan trek nandjak tapi kok ada rasa pengen ngulangin segera yah?

Foto favorit saya neh, kok ya kebetulan jadi obyek hehehe… Keren nih framing Om Sigit http://bikewearr.multiply.com/



Ada yang punya alasan untuk tidak lanjut ke jilid ketiga karena sadel-nya rusak.

TREK HUTAN UI (Universitas Indonesia)
Lokasi parkir/start/finish: Parkir depan FISIP
panjang: 5.6km
karakter:
90% singletrack, 10% jalanan kampus
satu drop off maut
vegetasi hutan benar-benar berbeda dengan trek manapun. Hutan tampak terpelihara dan terawat, di beberapa spot tampak sedang ada area yang ditanami tanaman baru. Dingin adem meskipun gowes di tengah hari siang bolong.
Anto’s Track Rating:
Uphill 4/10
Drop Off 7/10
technical 5/10
Pemandangan 6/10
Setelah kelaparan dan makan siang di Bebek Tik Tok, kita kembali ke UI, melewati trek istimewa ala Om Adji, djuragan departemen ilmu material UI hehehe…

Trek nembus jemuran.

Singletrack bukan ya ini? Yang jelas cukup asik main drop off di tangga menuju Jembatan TEXAS.


Perut kenyang, hati riang, saatnya narsis di Jembatan TEXAS.
Tak lama kemudian hujan turun sangat amat deras, untung sepeda sudah loading kembali ke mobil. Kita Istirahat sholat di masjid UI dalam keadaan hujan sangat lebat dan petir menyambar. Wah, baru kerasa, tinggal 3 mobil dan 6 pesepeda yang akan melanjutkan ke jilid ketiga BIKEHOLIC di JPG…




