Perjalanan dengan rekan-rekan Jababeka Cycling Community Jacyco ini sudah berlangsung 20/3/08. Rasanya ada yang kurang kalau tidak ditulis, minimal dimunculkan fotonya.
Ini pertama kali uphill Puncak lalu dilanjut melewati jalur *turun* klasik N1-N2. Karena kepepet libur panjang dan sudah menduga akan amat sangat macet akhirnya parkir dan unloading speda di Bogor-Lakeside.
Lewat belakang Lakeside-Novotel Bogor, langsung menuju gadog melewati sebelah jalan tol. Bener kan, sempat lambai tangan ke rekan2 yg sedang kena macet. Sudah 10 km uphill ringan dari Bogor ke Gadog.

Jalan dibawah jembatan tol, hanya cukup untuk roda dua…
Sampai di Gadog duluan daripada rekan-rekan yang masih berjuang bermacet menuju pintu keluar Gadog. Langsung lanjut dengan uphill via jalur utama onroad. Ingat banget komentar MBah Rektor WTT di trip RA pertama saya, “Kok naik angkot…”
Akhirnya sampai juga di pertigaan taman safari. Mengecewakan, hanya maju 5 menit dari uphill terakhir.. huhuhu…

Setelah bosan menunggu teman2 yg naik angkot lewat (naik angkot kok lama!!) akhirnya bisa lanjut uphill ke gerbang taman safari. Wah mampir dulu di penjual wortel. Wortel ini dijual buat memberi makan saat masuk taman safari.


Setelah say hi dan berfoto bersama anggota VABB (Van Alloy Big Bike): Anto-Yoki-Igo akhirnya menyantap di masakan suda di pasar Taman Safari.

Ya ampun, yang baru sampai di Rindu Alam juga lagi makan! Sudah mendekati jam 11 belum start juga!! Walah daripada berenti jadi patung, turun ke pertigaan TamanSafari lalu uphill lagi lewat jalur onroad utama ke arah Gunung Mas.

Sampai juga akhirnya… Sudah uphill 38 km dari Bogor Lakeside !! LEMES!!

Setelah bertemu teman-teman yang tampak sangat excited dengan pemandangan dan jalur di Rindu Alam-Gunung Mas akhirnya acara turun dimulai. Dari arah Gn. Mas ke Taman Safari (lagi). Lewat jalur klasik. Aduh… Turun-nya kenceng2 banget. Kayak setan…


di seputaran Gerbang Taman Safari
Jam 1siang. Akhirnya dimulai lah N1-N2. Saya yang baru sekali lewat terpaksa jadi penunjuk jalan karena yang lain gak ada samasekali yg pernah.
Baru 8 menit sudah sampai di ujung jalan plesteran semen. Om Xion sedang beraksi. Habis hujan gerimis jalan semen licin sekali


Ketua Jacyco kalo di puncak ganti penampilan jadi sangat muda

43 menit berlalu, lama banget yah…

Akhirnya nyampai di pondok pandang perhutani. Hujan, ada yang buat api unggun dan kopi panas.

Saatnya turun balik ke Bogor Lakeside. Diseputaran Novotel, diatas Jagorawi arah Gadog… Wah sampai sore juga yah..

Ini lah pengalaman bersepeda ter-ekstrim secara endurance buat saya. Close to the edge. Uphill dari Bogor-Gadog-Taman Safari-Gn Mas 38 km. Dilanjut jalur klasik RA-Gadog termasuk N1 dan N2. Dilanjutkan genjot balik dari Gadog ke Bogor Lakeside lagi!!
C L O S E T O T H E E D G E ! ! !




Mt. Kiara, you’ve got my respect !! « Harto Basuki berkata,
Juni 18, 2008 @ 1:20 pm
[...] kelaparan… Sampai dua hari badan patah2 rasanya… Lagi deh punya pengalaman baru setelah close to the edge saat nandjak bogor-gadog-tamansafari-gunung mas-dobel [...]