Tersesat diantara para *atlet beneran*. Terlalu panjang dan rumit menceritakan bagaimana diriku bisa diatas sepeda, mau ikut start di suatu pagi 16 Maret 2008 di “Kejurnas Tanjakan Piala Pikiran Rakyat ke-29″. Buset!! Mau berceritera tentang satu lagi perjalan bersama 1pdn ini pun banyakan malu-nya ya sudah kita cerita pakai foto saja.



(sekitar titik start)


(cimindi-cimahi)

(akhir tanjakan jahanam ke cisarua)

(jembatan darurat di sekitar parongpong)

(ambil napas sebelum menikmati tanjakan ‘alam sejuk’)


(seputar pasar lembang dan grand hotel lembang)
Pada akhirnya ini adalah ke-gila-an yang dilengkapi dengan kesalahan info serta kebodohan seorang pengendara sepeda bike to work. Hehehe.. Tapi suatu waktu pasti saya coba lagi itu Cimahi-Cisarua. Tanjakan maut…
At the end of the day… kagum sendiri dengan genjotan sendiri hehehe..




wicak berkata,
Mei 14, 2008 @ 3:50 pm
Agak janggal melihat “Bandung (400m)”.
http://en.wikipedia.org/wiki/Husein_Sastranegara_International_Airport
menurut artikel diatas, bandung, dalam hal ini khusunya Husein Sastranegara, berada pada ketinggian 742m amsl
dan setau-ku, di gardu dekat satsiun Hall Bandung ada tulisan “700m”. Rasanya dari fotomu yang dekat Homann dan Preanger tidak mungkin sampai 300 m lebih rendah dari Husein maupun Hall.