Arsip untuk Mei, 2008

XC Cikarang-Mekarsari-Ciputat

Ada Mekarsari MTB Challenge, rame-rame dari Cikarang, kami Jababeka Cycling genjot Cikarang-Mekarsari, sekitar 30km.

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Rekan-rekan melanjutkan genjot pulang juga balik Mekarsari Cikarang, sementara saya memilih jalur lain Mekarsari ke Ciputat, Lebakbulus.

14

Touringg….!!!
Semula saya kira akan mencapai angka 100km, tapi ternyata sesampainya di Ciputat odometer menunjuk 70.2km. Wah belum memecahkan rekor perjalan terpanjang 80km dengan WimCycle tahun lalu.

Komentar (1) »

XC Uphill ke Track Sukamantri, Bogor

Trip ke Sukamantri pada 13 April 2008 bersama teman-teman Jababeka Cycling Cikarang.

Ini adalah pembalasan dari perjalanan yang ‘kurang berhasil’ pertama saya ke Sukamantri yang bisa dilihat disini…

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Foto-foto karya dari Om Rendra.

Komentar (3) »

Top 10 Albums played, Mei 2008

Top 10 Albums played

Tracks Album Length File size
33 Various Artists – Piano Jazz 3:23:04 185.95 MB
29 Various – Count Basie & His Orchestra 1:33:34 85.7 MB
27 Gita Gutawa – Gita Gutawa 1:51:25 102.04 MB
23 Adriano Giffoni – Musica Brasileira Para Contrabaixo 0:08:29 7.82 MB
23 Super Bass – Super Bass 2 1:50:15 100.95 MB
20 Glenn Miller Orch – The Definitive Collection 1:02:19 56.94 MB
19 Michael Buble – Live 1:02:48 72.31 MB
18 nidji – top up 1:20:27 113.1 MB
17 Ada Band – Romantic Rhapsody 1:10:47 48.6 MB
17 Rosanne Lui – Yesterday 1:08:41 62.9 MB

basie

Kali ini coba kita cerita tentang Count Basie. Kalau kita melihat permainannya diatas panggung? Bersahaja, sederhana, minimalis. Menyembunyikan kemampuan besar dan visi-nya dalam bermusik. Saya tidak mengamati banyak penampilan solo-nya, namun dalam permainan bigband peran dan pengaruh Count Basie sangat besar. Bigbang ‘bergaya Basie’ adalah powerfull, nakal, keras, ekspresif, kontras!!

Ya KONTRAS adalah inti dari gaya permainan ala Basie. Setiap ekspresi bigband Basie selalu mengejutkan dan ‘nendang’ tapi sekaligus bersahaja.

Komentar (1) »

Sebuah Presentasi Akhir, Managerial Communication: tentang Bike 2 Work

Pengalaman yang sangat berkesan. Grup kami di IPMI Bussiness School melakukan presentasi akhir (bagian dari tugas akhir) dari subject “Managerial Communication”. Terusterang saya juga menulis dengan sudut pandang lebih serius (tapi lebih jarang posting) di blog lain (sssttt…) tapi yang saya tulis disini lebih ke sisi pribadi dan manusiawinya, bukan sisi keilmuan dan praktik2 seriusnya.

Penyusunan dan pemilihan materinya berliku-liku, gila, dan agak liar. Memang grup kami sering disebut sebagai grup yang cenderung ‘cool’ dan tidak terlalu eksplosif-ekspresif. Sempat tercetus ide yang cukup kontroversial, seolah kami ingin keluar dari anggapan ‘cool’ itu. Kami ingin mengambil sebuah peran yang berbeda, berbeda dari karakter grup kami. Seolah kami ingin menjadikan perubahan karakter ini sebagai sebuah ‘BIG HOOK’ yang memang kita butuhkan dalam sebuah presentasi akhir.

Akhirnya tema yang kita ambil adalah tema yang jauh lebih ‘humble’, ‘low profile’, serta sederhana: tentang ajakan ‘Bike to Work’.

kantor rio

Grup kami saat presentasi memang terbukti berhasil menjadi grup yang bersinergi dan saling mendukung. Kami juga sangat bersemangat mempersiapkan presentasi ini sampai harus bertemu tiga kali seminggu, sebuah rekor tersendiri yang belum pernah kami lakukan sebelumnya.

Hasilnya? Sebuah presentasi yang menarik sekaligus juga menyenangkan buat kami yang melakukan presentasinya. Saya, sebagai obyek dan subyek dari kegiatan ‘Bike to Work’ itu sendiri juga ternyata terasa mendapatkan suatu tempat dan penyaluran untuk secara serius berkampanye, mengajak melakukan bersepeda ke tempat kerja. Pada sisi yang lain saya sendiri kagum dengan dukungan tak terduga berupa kiriman film dokumenter “Kereta Angin Penyelamat Bumi” serta dukungan berupa merchandise bike to work.

pre1
pre2
(perhatikan foto bawah, sepeda lipat punya Igo nongkrong di dalam kelas)

Pengalaman yang tak terlupakan saat saya harus masuk ke ruangan kelas di IPMI, dengan kostum lengkap pesepeda (celana pendek, jersey, helm, kacamata, tas, sepeda lipat) dan ‘mempermalukan diri’ sambil mendapatkan ‘instant credibility’ bahwa diantara kami memang menjalankan bike to work.

Komentar bertahan »

Wim dan Cozmic, reuni dua saudara

Setelah acara Alphen Thropy, lalu diikuti dengan ngadat-nya kopling Si Macan (Isuzu Phanter Merah Hi-Grade 1997, D1273DW) di Bandung, mengakibatkan sepeda WimCycle (mantan sepeda kedua saya yang sudah dimiliki OmSigit) jadi ada satu mobil dengan Kanjeng Kyai Cozmic.

Sekedar nostalgia, nostalgila, dua sepeda yang bersaudara hehehe..
WimCycle Roadchamp: July-Des 2007
Polygon Cozmic CX 1.0:Jan 2008 – ????

1 2 3

Nostalgia ternyata menyenangkan…
Sepedanya ijin saya pinjam nampang ya Om Sigit…

Komentar bertahan »