Panas dingin semalaman menghadapi trip kedua saya bersama IPDN ini. Trip pertama, ke Sukamantri, benar2 membekas di kenangan saya, termasuk bagaimana rim sepeda bisa peyang dan sepeda sampai goyang inul pas turun onroad ke bogor. Sudah jauh lebih pede sih dg sepeda sekarang, tapi tetap saja, seperti orang mau ketemu pacar aja, deg-deg-an gak keruan. Padahal mestinya kan ngikutin ilmu Sam Hill, tidur jam 9/10 malam sebelum lomba (halah!!)
Berangkat, memanjakan diri sarapan di McD Hero Padjajaran Bogor, langsung meluncur ke Citeureup. Untung tujuannya sederhana, cari Ramayana buat ngikut parkir. Huaduh, ramayana blom buka!! Ya iya lah, jam 7 pagi gitu loh! Setelah ngocol membual sana sini sama pak satpam dan menyelipkan tanda persahabatan ala Indonesia (salam tempel) akhirnya mobil parkir manis dan mulai unload sepeda. Halah! mana Oom Lilik katanya nunggu di Gunung Putri lagi. Semua nama ini kan saya blom pernah lewat samasekali! Akhirnya tapi ketemu juga pas onroad di Gunung Putri, ternyata Oom Oni dan Oom Lilik saya pernah ketemu pas di Sukamantri. Onroad ke polsek Klapanunggal kami disuguhi turunan dan tanjakan yg mayan heboh juga di skitar jembatan. Hmm. Mayan buat pemanasan.

(0713 si macan parkir nyaman)
Ternyata Polsek pas disebelah Korem dan Kodim, Jl. Raya Narogong KM 15.5 Klapanunggal
Setelah standby bersama Oom Oni dan Oom Lilik akhirnya lewatlah serombongan pesepeda ngebut!! Buset kenceng banget! Akhirnya tim lengkap sembilan orang: MBah WTT, Oom Oni, Oom Iye, Oom Lilik, Oom Bobby, Oom Bayu, Oom Adit, Anto (reporter hehe). Setelah Polsek Klapanunggal (dari arah Bogor) ada pertigaan berbelok ke kanan. Jalan hotmix disambut beberapa toko kelontong kecil. Setelah membeli bekal sekadarnya, coklat wafer dibagi-bagi, minum diisi penuh, kita menuju titik start. Lho? Ini belum start?

(0904 Kanjeng Kyai Cozmic sok pede nyebelahin Racie si MBah WTT)

(0904 Sepeda ketemu sepeda)
Lalu kita onroad menuju titik start. Wah, excited banget saya menjalani perjalanan ini. Seru banget rasanya genjot bareng para seniors yang namanya selama ini cuma saya baca di milis-milis.

(0917 Onroad menuju titik Start)

(0918 BUUMMM!!! Inilah Pegunungan Gunung Putri)
Sempat kita terkaget-kaget dengan sambutan yang ‘meriah’. BUMMM!! Terdengar suara menggelegar, ternyata itu adalah dinamit untuk menghancurkan batu kapur yang ditambang di sekitar kawasan Klapanunggal ini. Buset! Kaget juga. Di kejauhan kita lihat asap membumbung… Sambutan yang seru untuk sebuah petualangan yang bakal seru.
berlanjut ke bagian kedua…






Trip IPDN Cioray (bag 2): Nikmatnya Nanjak . . . « Harto Basuki berkata,
Januari 31, 2008 @ 10:46 pm
[...] Januari 29, 2008 · Disimpan dalam sepeda, sepeda IPDN, travel · Tagged cioray, citeureup, IPDN, nanjak, uphill Cara menuju titik start ada di bagian pertama… [...]