Bisa dibilang ini adalah sepeda kedua, sepeda pertama sudah lama sekali diceritakan, si houston-kuning ; supaya adil, kali ini si biru juga diceritakan disini. Eniwei sudah 6 post terakhir blog ini gak tentang sepeda, tumben.
Sepeda ini (kode: WIMKU) punya arti khusus karena beberapa sebab…
pertama, karena didapat gratis!!
Hihi.. ini sepeda dapat dari doorprize. Sebenernya saya dapat HP bukan sepeda, cuma rekan yang dapat sepeda katanya anaknya pengen HP (halah!) jadinya dia minta tukeran. Agak beruntung sih saya, hp itu harganya sekitar 500+ribu rupiah, sepeda ini harganya 700+ribu rupiah. A good deal for me!
kedua, sepeda ini yg mendorong b2w tiap hari
Sejak punya sepeda ini saya jadi punya semangat baru bike to work sampai sudah 1/2 tahun ber bike2work. Bahkan sejak Agustus 07 langsung bike to work tiap hari. Sebenernya bike to work sudah saya muali even sejak 1998, tapi pas dapat sepeda ini, pas kenal komunitas bike to work, jadi nyambung.
ketiga, dengan sepeda ini pertama kali offroad bersepeda
Trip Sukamantri bersama IPDN sangat berkesan dan merupakan pengalaman pertama bersepeda gunung ke gunung beneran. Wah, seperti menemukan keasyikan naik gunung pertama kali waktu dulu SMA. Meskipun sudah bersepeda di jalanan sejak lama, tapi pengalaman ke gunung ini benar-benar sebuah ‘emotional breakthrough’.

keempat, sepeda ini sudah menghabiskan banyak isi dompet buat upgrade
Ternyata hobby kegemaran baru bersepeda telah bisa mengalahkan kegemaran berkomputer dan bergadget. Sejak bersepeda getol saya jadi gak pernah upgrade gadgets. Terakhir komputer dibeliin external hardisk, lalu gadgets beli blackberry 7290. Udah.. abis itu sepedaaaaaa… terus yang dapat giliran ngabisin budget bersenang-senang.
kelima, sepeda menjadi kategori paling banyak di blog ini
Cerita tentang sepeda jadi sangat mendominasi blog ini. Getol nge-blog plus getol bersepeda pada waktu yang bersamaan ternyata membawa akibat menyenangkan. Ada obyek cerita, dan ternyata banyak yang membaca, blogging juga baru belajar. Klop. Ketemu semua dah disini.
Tambahan cerita, WimCycle Roadchamp ini dibeli dari toko bulan Juli 2007, frame besi hi-ten, menurut saya handling-nya termasuk enak, masalahnya adalah seat tube yg berukuran 25.4mm sehingga susah kalau mau ganti seatpost. Shifter 7-speed, dengan RD bertuliskan ‘WimGear’, sementara FD ada tulisan ‘Shimano’. Brake standar V-Break depan-belakang, crankset dari semacam plastik.




Jeep berkata,
Desember 25, 2007 @ 11:37 am
maz di bali juga lagi Demam bersepeda Ria, malah disini terus ada event touring sepeda hadiah na juga sangat menarik *menarik becak, menarik truk* hahaha jaskiding
Last Ride: WIMKU « Harto Basuki berkata,
Januari 1, 2008 @ 9:20 pm
[...] Sepeda Biru-Hitam WIMCYCLE RoadChamp [...]
Nostalgia WimCycle Roadchamp « Harto Basuki berkata,
Februari 26, 2008 @ 1:42 am
[...] Ntah kenapa saya jadi kangen dan ingin mengenang kembali metamorfosa sepeda biru WimCycle RoadChamp. [...]
tanto berkata,
Maret 14, 2008 @ 11:11 am
sepertinya suspensi depan dah diganti ya. udah dikasih spedo. aku jg lagi seneng naek sepeda mas. pnyaku road-tech. masih butuh aksesoris lg sih.
antoix berkata,
Maret 19, 2008 @ 12:26 am
@tanto
Betul, itu suspensi depan setelah November diganti dengan Manitou Axel 100mm.
syauqin berkata,
Juni 3, 2008 @ 6:37 pm
Mas…….Ori Fork Wim Travelnya ukuran berapa ?
yudi berkata,
Juni 10, 2008 @ 8:34 pm
halo…salam kenal…baru beli sepeda wim cycle nih…mau nanya ngerawatnya biar awet gmn ya ? terus tempat beli helm dan protektornya dmn jg yach ?
Rajan berkata,
Agustus 16, 2008 @ 7:35 pm
salam kenal… sy dah lm pake speda jadul… now mo nyari speda gaul buat sekolah kebetulan tempatku didaerah pegunungan tp jalannya sudah bagus…. dengan kondisi lingk seperti itu… kira2 sepeda jenis apa yang cocok buatku…. tolong dong kasih saran
antoix berkata,
Agustus 19, 2008 @ 1:16 pm
@syaqin
fork wim cycle ukurannya pendek banget. Mungkin dibawah 60mm. Itu benar2 fork low end deh. Sampai gemeteran tangan kena batu makadam, sampai peyang itu rim.
@yudi
ngerawat sepeda? Yang penting sering dinaikin, dan lumasi rantai, gear depan-belakang, dan rawat rem-nya. Lalu cuci. Udah. Simpel kok.
Helm dan protektor cari di toko2 sepeda hobby, coba rodalink deh.
@Rajan
Sepeda gaul yang kayak apa ya?
Sepeda seperti apa tergantung kegunaannya dipakai selevel apa. Kalau untuk mutar2 desa, kampung, keliling perumahan, hampir semua jenis sepeda yg ada di toko layak pakai kok. Kalau mau ekstrim masuk gunung dan hutan baru perlu sepeda tertentu.
Coba tengok-tengok ilmu di http://www.sepedaku.com
iswantoro berkata,
Oktober 6, 2008 @ 4:49 pm
He he saya juga pakai sepeda ini, upgradenya baru ganti shifter dari Polygon eXtrada. soalnya tangan sampai kapalan muter shifternya. BERAT OI…
Perkenalkan: Polygon Cozmic CX 1.0 « Harto Basuki berkata,
Oktober 17, 2008 @ 10:14 am
[...] Houston Kuning-Orange (2) Wimcycle RoadChamp (3) Polygon Cozmic CX [...]
Neni berkata,
Desember 5, 2008 @ 2:10 pm
Mas…setelah liat2blog ini jadi mau nyoba bersepeda ah! punya tips buat pemula gak ? Sepeda apa yang oke buat aku yang ndut, tapi yang murah gitu… he he. kasih tau yaa….
Notarius berkata,
Januari 26, 2009 @ 10:42 pm
Mas, aku barusan beli sepeda merk totem, di ACE HARDWARE. buatan mana sih? Spec. Shock depan belakang, rem cakram muka belakang, gear shimano, harga 2,3jt kemahalan atau murah mohon infonya. Thank. Godbless
Gowes Komplek « Harto Basuki berkata,
Februari 24, 2009 @ 1:50 pm
[...] satu setengah tahun intensif main sepeda gunung, sudah merubah sepeda WimCycle Roachamp istri jadi sepeda gunung, sudah tulis puluhan trip ke gunung di blog ini, tapi inilah cerita gowes [...]
origami-seli, selamat datang « Harto Basuki berkata,
Maret 2, 2009 @ 10:23 pm
[...] bebas dan beracun nanjak di 1PDN, jadilah suatu saat istriku terkaget-kaget waktu kembali naik Wimcycle roadchamp yg sudah dimodifikasi itu. “Lho, kok sepedanya jadi tinggi sekali…” Ya iya lah… Fork depan [...]
ade berkata,
Mei 25, 2009 @ 3:37 pm
Sepeda TOTEM dari AceHardware masih ok juga, framenya termasuk stylist, katanya buatan Taiwan. Saya pake seminggu terus upgrade shocknya dengan yg lebih besar, ban dengan maxis downhill ukuran 225, hub bearing, sadle ganti dengan yg besar (Gel), plus accessory yg lain jadi keren (lampu depan belakang, spedometer, kring2an). Tambah keren dan tambah kenceng saat di gowes.
lanang bumens berkata,
Juni 16, 2009 @ 4:00 pm
Om, aku mau tanya kuwalitas frame lloy merk wimcycle bagus ndak ya…
maturnuwun om…
ERRYGA berkata,
Agustus 15, 2009 @ 2:27 pm
COY KELIHATANYA BAGUS
Michael berkata,
Agustus 15, 2009 @ 8:24 pm
Peda loh tuh lewat ma pda drak w