Setelah masih tertegun2 melihat kontingen Indonesia mengais-ngais medali untuk mencapai target, katanya peringkat keempat, ada hikmahnya juga. Bahwa sekarang kita menjadi bangsa yg prestasi olahraganya pas-pas-an saja. Buruk malah.
Sebagai negara kroco olahraga saya malah jadi bisa clear melihat, coba itu tuan rumah SEA Games seperti melakukan apapun untuk mendapatkan medali sebanyak mungkin! Tidak hanya sekedar menang dan unggul saja, sampai tadi pagi jumlah medali emas tuanrumah sudah dua kali lipat jumlah medali emas peringkat kedua-nya. Seolah tidak sekedar mencari menang, malah seperti berusaha menjadi superior yang dangkal.

(gambar diambil dari tempointeraktif)
Apa arti puncak tabel medali jika semua olahraga tak terukur seolah menjadi ajang gila2an pengusahaan medali… Apakah ini *kehormatan negara* yang sering disebut2 saat kita berjuang mewakili negara memperoleh medali2 itu?? Kehormatan macam apa sih itu?
Coba saja deh, kita Indonesia mengajukan diri jadi tuanrumah, lalu kita selenggarakan pesta olahraga yang fair, kita tidak perlu juara umum, kita usung kehormatan bangsa dengan berlaku fair play dan jujur. Pengen rasanya melihat ini terjadi.
Fairplay dan kejujuran, justru dua hal yang sedang dikhianati…
SEA Games sekarang samasekali tidak menarik untuk ditonton!!




Indonesia Bukan Lagi Jawara berkata,
Desember 12, 2007 @ 4:35 am
Dan, pertanyaan yang muncul di benak saya pertama kali adalah: Indonesia akan finish di urutan berapa?.