Minggu kemarin, 23 Desember 2007 menonton persiapan Marching Band ITB Waditra Ganesha dalam menghadapi GPMB 2007. Momen cukup spesial, karena MB ITB ikut GPMB terakhir kali tahun 1990 alias 17 tahun yang lalu. Saat terakhir ikut GPMB, sebagian besar pemain2 yang main di MB ITB sekarang belum bisa berdiri, apalagi jalan. Isn’t it amazing?
Semoga kalau saya tulis disini tidak dipandang membocorkan rahasia ya… Saya termasuk yang berpendapat kalau materi penampilan bukanlah sesuatu yang perlu disembunyi-sembunyikan. Kalo perlu dalam persiapan menghadapi kejuaraan kita saling menyemangati dengan saling mendatangi tempat berlatih dan saling menonton kemajuan berlatih. Ini pernah saya terapkan di MBWG pas kita mengunjungi SPdC saat di tengah persiapan sebuah kejuaraan Marching Percussion.
Basis perbandingan saya adalah MB ITB di tahun 1996, saat saya masih main, saat kami menjuarai Bandung Open Marching Band. Mengalahkan band2 besar di jawabarat termasuk SPdC Unpad waktu itu. Ini mungkin adalah salah satu milestone terakhir MB ITB, sebelum meredup lagi selama sekitar 10 tahun. Perbandingan ini saya buata juga karena sejak 5-8 tahun lalu saya sudah gak pernah lagi menonton GPMB. Menurut saya musik yang dibawakan di GPMB, sangat terpengaruh DCI style, was just not my cup of tea. Mungkin keren, bagus, indah, megah, susah dimainkannya… tapi kok saya termasuk yg kesulitan memahami musik jenis seperti itu.
Lho jadi ngelantur, oke perbandingannya 2007 vs 1996 kita mulai…
Jumlah pemain.
Tim 2007 ini pemain trumpetnya saja ada 16 orang. Pemain brass total sekitar 45 orang. Wah, ya masalah jumlah dan power jangan dibandingkan ya… 2007 memimpin 1-0
COG
Menari di jaman sekarang adalah sesuatu yang menghasilkan. Tahun 90-an susah banget cari cewek buat mau menari dan mengibar bendera di marching band. Apalagi kalo yg kita cari cewek ITB. Huaduh… 2007 memimpin 2-0
Perkusi
Secara jumlah sih lebih ya, baru kali ini liat MBWG mainkan tiga tom, keren banget. Bass drum 5buah juga keren pol. Permainannya ‘dewasa’ banget, kayak udah 5th+ main bass drum barengan. 2007 memimpin 3-0
Brass
Sejak dulu sampe sekarang, MBWG tidak seperti tim perkusi, yg pernah punya dan menjalankan sistem latihan rudimental yang teratur. Saya tidak tau apakah band 2007 ini menjalankan rudimental/brass building system. Atau cuma kemasukan orang2 yg sudah matang saat masuk band? Yang jelas, dengan jumlah dan lengkinan trumpet, kekuatan mellophone, dan kuatnya low brass. Jelas 2007 makin unggul 4-0
Kepelatihan
Sama-sama dilatih masKir, pola latihannya tampaknya juga mirip. Cuma kali ini display dilatih juga oleh tim pelatih. 1996 dulu kami display buat sendiri namun tetap bisa uptodate. Hehe… level-nya sih beda, tapi 1996 menang karena kita bisa buat sendiri 4-1
Display
Display 2007 dibuat sangat rumit. Uptodate dengan pergaulan mb sekarang, mmm… gak juga sih, tampaknya pelatih sadar betul kalau display dibuat agak sedikit ‘aman’ sebenernya. Belum kita lihat display yg ‘flowing’-nya mulus. Tingkat kerapihan display 2007 payah, kami 1996 meskipun display lebih sederhana dibanding 2007 (tapi waktu itu tidak ketinggalan jaman) bisa kami mainkan dengan mulusss… 1996 menang skor 4-2
Showmanship
Dari jaman dahulu kala ini adalah kelemahan mb ITB. Kita ini orang2 yg dididik dengan sangat serius, serius menghadapi ujian.. hahaha… sama2 payah deh.. Cuma kami unggul sedikit karena Rico sbg FC waktu itu ‘hip’ banget. Tanpa kita duga dia make kacamata hitam pas D-Day… ampun! Kita satu band terpaksa senyum2. 1996 menang skor masih untuk 2007 4-3
Latihan
Aduh 1996 kami berlatih lebih smart. Lebih tepat sasaran, lebih menghargai waktu, kami juga punya kepemimpinan yang kuat dan galak sehingga team berlatih dengan efisiensi tinggi. 2007 break-nya boanyak banget. Udah gitu kalo bergerak pelan lagi hahaha.. Pantas 2007 latihan sampe jam 3 pagi katanya. Buat ngejar keleletan boleh lah.. 1996 mulai mengejar, skor jadi imbang 4-4
Breakthrough
1996 dirintis sejak 1993 dengan pelan2 naik level pencapainya. Sementara 2007 lebih karbitan, lebih drastis dan ekstrim perubahan yang dilakukan. Dua tahun lalu MB ITB tiba2 kebanjiran calon anggota, mulai dari situlah semuanya berubah. Keputusan untuk berangkat GPMB-pun, setelah 17 tahun absen (MB ITB terakhir ikut 1990, saat anak2 2007 skarang masih belajar jalan) merupakan keputusan yang berani sekali. Harus diakui 2007 unggul dalam ini. Skor akhir 2007 menang 5-4
Ini belum kita lihat nanti bakal dapat peringkat berapa ya di GPMB hahaha…
Selamat untuk tim MB ITB di GPMB 2007 !!! Silakah goncang Istora karena kalian memang berhak, banget.
Oya coba baca ulasan trendmarching.or.id ttg kemungkinan ITB di GPMB…