Trip Sukamantri Bogor (bag 1) – uphill 12,5 km

Saat saya menulis ini jam lima pagi, saya baru bangun dari tidur skitar jam tujuh malam. Badan sakit semua, pegal2 dan ngilu2: paha, betis, punggung, tangan, pundak, pantat (lho? Apa yg kelewat?). Ya, seluruh badan! Benar2 serasa di-ospek!

Bermula dari baca kisah Om Nota di milis B2W ttg trip penggojlokan IPDN (ttg IPDN bisa ada cerita lagi) ke sukamantri dua minggu lalu. Wah, ngiler abis! Pesan singkat sebenernya dari tulisan itu cuma tiga: *track indah dan lengkap *kegiatan IPDN tidak seheboh citra umumnya *setiap kita pasti mampu. Saya menemukan ketiganya benar adanya, terutama yang ketiga.

kbraya
(07:32 berangkat dari bank Lippo seputaran kebunraya bogor)

Perjalanan dibagi dalam 4 pos utama untuk nanjak-nya.

ciapus
(08:05 uphill Ciapus)

(1) Bogor-Pertigaan sukamantri: tanjakan masih sopan, jalanan aspal, musuhnya angkot berenti seenaknya. Wah, belum 500m dari tempat start saya sudah harus ganti ban dalam depan. Ban kempes padahal masih di dalam kota Bogor! Ini memang dilematis karena kalau ban depan saya ganti dengan ban asli roadchamp yg khusus bwt jalanan tanah. Keputusan tetap pakai Scwalbe BigJim ini ternyata akan menyelamatkan saya di turunan nantinya. Karena ganti ban, saya jadi ikut kloter terakhir.

pos1
(08:42 pos1 pertigaan sebelum berbelok keluar jalan aspal mulus)

(2)Lalu pertigaan-warung tutup: ini adalah ujian mental dan fisik sebenarnya. Jalan berubah bertahap dari aspal rusak, jadi pasir, dan batu. Makin nanjak. Disini tante Waty dengan sabar menemani Adi yang akhirnya karena terlalu sering kram, memutuskan untuk balik turun kebawah.

japfa
(08:51 mulanya jalan masih -sopan-)
setelah japfa
(09:04 lalu menjadi sangat tidak sopan, setelah Japfa)
pos2
(09:12 pos2 warung tutup)
uphill
(foto dari kamera Oom Daniel)

(3)Warung tutup-gerbang Kujang. Pemandangan tambah indah, batu2 tambah besar sudah jarang ketemu kerikil lagi, jadi ban belakang kita sering terpeleset batu saat digenjot. Disini saya mulai membuat pitstop tambahan. Disini yang diuji adalah kekuatan stamina kita, kita sudah genjot menanjak selama hampir dua jam. Disini saya juga baru perhatikan kalau susunan speed 8gear belakang masih bisa dibuat lebih ringan digenjot naik. Gear depan udah paling kecil, belakang udah paling besar, tapi rasanya masih pengen gear diatasnya lagi, shifter dah mentok hehehe…

batulepas
(09:30 batu-kerikil uphill)
batujahanam
(09:47 batu mulai guede, ngambil napas dulu, menghibur diri sambil mejeng)
pos3
(09:43 Pos3 Gerbang Kujang Riders)

(4) Gerbang Kujang-Sukamantri. Dikenal sebagai kelok 12. Pemandangan indah diganti pohon pinus, track batu besar ditambah dengan lumut, jadi tambah licin. Disinilah saya melakukan pitstop rebahan melihat ke pohon pinus diatas. Indah sekali, jadi ingat jaman sma naik gunung. Saya juga menyerah dan melakukan TTB di dua kelokan, sebelum akhirnya genjot lagi setelah lihat titik finish.

kelok
(10:00 ambil pitstop illegal di kelok 6, stamina menipis, tinggal mental saja)
buru
(dilarang berburu lho)
sukamantri
(10:19 Nyampai jugaa… itu lho yang disebut warung tehkon)
mie
(10:42 Habis dah Mie dan dua gelas teh panas paling enak se bogor, 1,5 lt aqua masuk ke hydropack)

tepar
finish
(foto tepar di kelok 12 dan action finish dari kamera Nte Waty)

Lanjut ke bagian kedua…
(Foto2 banyak tapi belum bisa diupload, maklum dari bb nulisnya, tengok lagi saja kalau mau ditambah skrinsut-nya secara *fotografistik* agak payah, maklum sambil gowes ambilnya)

8 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    kancutmerah berkata,

    lho mas,
    biker juga ya? lha saya juga! :P cuma, speda saya bukan MTB, tapi speda lipet.

  2. 2

    [...] Filed under sepeda, travel &#183 Tagged bogor, IPDN, sepeda, sukamantri Ini tulisan lanjutan dari bagian pertama yang cerita [...]

  3. 3

    [...] Sukamantri Trip sepeda sudah saya tambah: – Ban depan ganti Scwalbe Smartsam 26 X 2.1 – Handlebar jadi flatbar, [...]

  4. 4

    [...] pesepeda komuter biasa, bike to work tiap hari tapi deket (satu digit km), lalu mengikuti trip sukamantri, ingin memberikan beberapa pelajaran yang saya [...]

  5. 5

    Ricky Sunandar berkata,

    Minggu kemarin saya ikutan trip ini dengan om2 dari kelapa gading dan bsd.
    Bener2 enak tenan. Apalagi klo turun lewat hutan denga gantian sepeda naikin tuannya.
    Wah.. kenangan indah tak terlupa.
    Seperti GEDOL = gede2 dogol. ha..ha..
    Boleh ngundang lagi om untuk trek baru nan indah.

    Regards/Ricky

  6. 6

    [...] biru yg baru ini lebih sering saya pakai bike to work. Lalu saya kenal dengan 1PDN, mulai deh naik ke sukamantri. Ban langsung peyang wakakaka… Mulai deh itu sepeda di upgrade sedikit-sedikit. Terpengaruh [...]

  7. 7

    [...] Ini adalah pembalasan dari perjalanan yang ‘kurang berhasil’ pertama saya ke Sukamantri yang bisa dilihat disini… [...]

  8. 8

    Inhirurpifoni berkata,

    Truthful words, some truthful words man. Made my day.


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda