Sepeda, bike to campus, bike to work bukan hal yang terlalu asing… tapi itu cerita lain lagi, kali ini mau cerita tentang dua sepeda yang menemani kegiatan bersepedaku. Post ini hanya bercerita tentang Sepeda Kuning. Cerita tentang Sepeda Hitam ada di post lain.
Ini adalah sepeda hasil ‘merampok’ hehe… Semasa kuliah, ada masanya saya pakai sepeda terus. Ke kampus, latihan marching band, balik ke kost-an. Pokoknya semua kegiatan pakai sepeda. Ini intens saya lakukan pas mulai intensif mengerjakan rangkaian tugas akhir, saat sering menginap di kontrakan Widi di daerah Jl. Supratman, Bandung.
Saya waktu itu pakai sepeda lebih jelek dari sepeda Houston ini. Bergaya ’sepeda federal’ (merk sepda gunung yang trend waktu itu, awal 1990-an), warnanya kuning-hijau. Sampai suatu hari Widi cerita pas aku tanya, “Sepedaku mana sih Wid?”. “Tok, sepedamu kemari aku pinjam, trus ilang dicuri orang”. Sedih sekali sih, karena sepeda itu meskipun jelek, punya banyak “memori”.
Sejak itu secara tidak perlu mendapat persetujuan Widi, yang punya sepeda Houston ini, saya sudah langsung make aja sepeda ini. Hahaha… sial banget widi, menghilangkan sepeda jelek tapi mengganti dengan sepeda bagus. Meskipun bagus, tapi kondisi sepeda Houston ini tak terawat, tak terpakai saat itu.
Sepeda ini sudah sering menemani saya bersepeda ke kantor sejak mulai tinggal di Cikarang akhir 1998. Waktu masih ikut jemputan shift di kantor, saya sering mempraktekkan ‘bike to work but not to home’ kadang ban depan saya lepas dan sepeda dimasukkan ke dalam mobil jemputan yang mengantar pulang kerumah. Maklum kalau shift pulang jam 12 malam, dan waktu itu, terutama setelah rangkaian kerusuhan, kota Cikarang dan sekitar Jababeka masih sepi sekali. Frekuensi saya melakukan bike to work dari 98-07 tidaklah sering. Cuma iseng jadi yah gimana mood. Mungkin rata-rata sebulan sekali.
Sejak tertarik dari publikasinya, dan lalu mengikuti kegiatan komunitas ‘bike to work’ sejak Juli 2007, saya langsung melakukan bike to work hampir setiap hari. Naik kendaraan bermotor ke kantor jadi sangat jarang sekali, mungkin frekuensinya dua-tiga minggu sekali saja naik kendaraan bermotor. Itu umumnya untuk alasan tertentu (bawa barang besar pulang, ada kegiatan luar, audit dll.)
Sepeda kuning ini pun mulai saya permak untuk memenuhi faktor kenyamanan dan penampilan, teracuni rekan2 sesama komunitas sepeda. Penambahan sejak ikut bike to work diantaranya:
- rear lamp
- ganti V-brake shimano
- ganti crank unit shimano
- ganti rim ke alumnium
- ganti hub dengan quick release
- penggantian stem post
- cyclo computer
Juga modifikasi lain berkaitan dengan sepeda ini akan saya arahkan ke sepeda hybrid-touring. Sepeda hybrid adalah perpaduan antara bentuk sepeda mountain bike dengan setelan ban dan asesoris lain yang menunjang kenyamanan perjalanan di jalan raya. Modifikasi dan asesories itu adalah:
- penambahan fender half rim
- pemasangan rear bracket
- bicycle mid frame bag “eager”
Kedepan, sepeda ini akan masih dimodifikasi pada:
- head set
- bar unit dan extension
Memang sepeda ini juga saya persiapkan untuk bike to work menghadapi musim hujan. Terinspirasi oleh touring biking yang banyak ditulis di http://www.adventure-cycling.org , serta juga membaca majalah dan kisah2 touring dengan sepeda, jadi pengen suatu waktu melakukan perjalanan jauh touring bersepeda AKAP (antar kota antar propinsi).
Itu cerita tentang sepeda pertama ini..
ada juga sepeda kedua






Pimp My Bike « Harto Basuki berkata,
Oktober 21, 2007 @ 11:25 pm
[...] Filed under sepeda · Tagged hybrid, sepeda Sudah dua adik-ku mendorong2 buat segera men-cat sepeda Hybrid-Houston-Kuning ini, sepeda penuh sejarah yang menemani dan mengantar saya kuliah dulu. Alasan nostalgik inilah [...]
Sepeda Biru-Hitam WIMCYCLE RoadChamp « Harto Basuki berkata,
Desember 20, 2007 @ 3:07 am
[...] sepeda Bisa dibilang ini adalah sepeda kedua, sepeda pertama sudah lama sekali diceritakan, si houston-kuning ; supaya adil, kali ini si biru juga diceritakan disini. Eniwei sudah 6 post terakhir blog ini gak [...]
Perkenalkan: Cozmic CX 1.0 « Harto Basuki berkata,
Januari 14, 2008 @ 12:51 am
[...] Houston Kuning-Orange (2) Wimcycle RoadChamp (3) Polygon Cozmic CX [...]
Dani Waluya berkata,
April 10, 2008 @ 10:24 am
yg penting rutinitas genjotnya um, sepedahnya nomor dua….:))
pakguru berkata,
April 10, 2008 @ 5:44 pm
saya setuju dengan mas Dani Waluyo,… yang penting, genjut terussss….
antoix berkata,
Mei 11, 2008 @ 10:31 pm
Om Dani dan Pakguru coba lihat entry yang ini: http://antoix.wordpress.com/2007/12/14/gowes/#comment-817
bagus p berkata,
April 27, 2009 @ 5:17 pm
saya suka melakukan touring dgn sepeda, saya tinggal di jogja. tahun lalu tepatnya 3 maret 2008 saya melakukan touring tour de jakarta lewat jalur selatan melalui bandung-bogor-jakarta, dan tahun ini tepatnya 2 april 2009 saya melakukan tour de bali. saya mau bertanya bagaimana untuk mengurus document perjalanan touring keliling dunia, dan mendapatkan sponsor perjalanan touring keliling dunia dgn mengunakan sepeda. mohon bantuanya atau bisa di info melalui email saya bagoes75id@yahoo.com trima kasih