Barusan denger di MetroTV dialog dengan FauziBowo, gubernur DKI yg baru menjabat 23 hari. Dia berkata untuk semua problem besar Jakarta (bajir, macet) tidak dapat diselesaikan secara instan.
Kayaknya sekilas lepas tangan ya? Tapi saya setuju dengan pernyataan ini. Kita orang Indonesia memang sekarang terbiasa dengan segala sesuatu yang instan. Hhmmm.. semoga tidak hanya orang Indonesia saja, semoga ini adalah memang gejala dunia. Ini tidak instan, dan kita semua memang harus berperan. Tapi paling sebel juga pas Fauzi Bowo secara terusterang bilang kalau dia gak mau menjadi orang yang paling bertanggung jawab masalah banjir dan macet ini.
LHO!!!??? Gimana sih? Jadi lokomotif kok gak mau nanggung jawabnya…

Salah satu tempat mengembangkan program yang menarik adalah program ‘One Less Car’ alias ‘Satu saja Mobil berkurang’. Program ini mendorong setiap orang, setiap warga kota, untuk meninggalkan penggunaan mobil. Tidak… tidak harus pakai sepeda (hehe… yg seringn baca blog ini mungkin sudah menduga saya kampanye pakai sepeda lagi!). Bisa berjalan kaki, bisa naik kendaraan umum, bisa naik sepeda, bahkan pakai ‘roller blade’. Pokoknya tinggalkan pemakaian mobil.

Keberpihakan yang nyata seperti ini yang sebenernya dibutuhkan. Bukan berkelit kalau ‘kita tunggu sarana pendukung sudah siap dulu’. HALAH!! Gimana angkutan umum bisa mengejar pemakaian kendaraan pribadi???
Selamat deh warga jakarta… Terutama yang sudah memilih Fauzi Bowo










