Arsip untuk Oktober, 2007

One Less Car

Barusan denger di MetroTV dialog dengan FauziBowo, gubernur DKI yg baru menjabat 23 hari. Dia berkata untuk semua problem besar Jakarta (bajir, macet) tidak dapat diselesaikan secara instan.

Kayaknya sekilas lepas tangan ya? Tapi saya setuju dengan pernyataan ini. Kita orang Indonesia memang sekarang terbiasa dengan segala sesuatu yang instan. Hhmmm.. semoga tidak hanya orang Indonesia saja, semoga ini adalah memang gejala dunia. Ini tidak instan, dan kita semua memang harus berperan. Tapi paling sebel juga pas Fauzi Bowo secara terusterang bilang kalau dia gak mau menjadi orang yang paling bertanggung jawab masalah banjir dan macet ini.

LHO!!!??? Gimana sih? Jadi lokomotif kok gak mau nanggung jawabnya…

one

Salah satu tempat mengembangkan program yang menarik adalah program ‘One Less Car’ alias ‘Satu saja Mobil berkurang’. Program ini mendorong setiap orang, setiap warga kota, untuk meninggalkan penggunaan mobil. Tidak… tidak harus pakai sepeda (hehe… yg seringn baca blog ini mungkin sudah menduga saya kampanye pakai sepeda lagi!). Bisa berjalan kaki, bisa naik kendaraan umum, bisa naik sepeda, bahkan pakai ‘roller blade’. Pokoknya tinggalkan pemakaian mobil.

oneless

Keberpihakan yang nyata seperti ini yang sebenernya dibutuhkan. Bukan berkelit kalau ‘kita tunggu sarana pendukung sudah siap dulu’. HALAH!! Gimana angkutan umum bisa mengejar pemakaian kendaraan pribadi???

Selamat deh warga jakarta… Terutama yang sudah memilih Fauzi Bowo

Komentar bertahan »

Apakabar pesta-nya?

Berharap banyak membaca tulisan menarik dari pestablogger kemarin. Yah… ternyata sedikit sekali ya yg sudah update dengan tag pb2007 di wordpress.

Ini para blogger yang masih terbuai kenikmatan berkumpul atau memang sedikit yang pakai wordpress ya??

Untung masih ada ini nih…
Cerita dari unspun – http://theunspunblog.com/2007/10/27/its-national-bloggers-day-in-indonesia-today/
Cerita Andhika – http://kelinciputih.wordpress.com/2007/10/27/live-pesta-blogger-2007/

Tag pb2007 di wordpress http://wordpress.com/tag/pb2007/

Kok tidak seheboh yg saya bayangkan??
Atau heboh di tempatnya saja ya?

Oooh.. ternyata ada update di http://pestablogger.com

Dan para pemenangnya adalah:
Kategori online marketing dan sales: Media Ide Bajing Loncat
Kategori women’s issues: Fashionese Daily
Kategori blog teknologi: Ilmu Komputer.com
Kategori blog personal: Istri Bawel
Kategori blog selebriti: Jennie S. Bev
Kategori current issues: Perspektif. net
Kategori bridge blogging: Enda Nasution
Kategori pendatang baru terbaik: Lidya Wangsa

Selamat.. selamat…

Komentar bertahan »

nightride JaCyCo Oct26 – Citarik

Semalam adalah pengalaman pertama saya NightRide beramai-ramai. Biasanya solo saja, kadang sprint saja sekitar jalur mulus jababeka2. Ini kegiatan pertama saya rame2 sama JaCyCo, klub bersepeda di Cikarang.
jacyco

Kata rekan2 sih semalam termasuk ramai, ada 10orang: Gazelle, Asup, hendro, Xion, Ipul, Rendra, (sorry yg 3lg lupa nama, maklum nubie). Oya akhirnya saya bisa merhatiin sepeda Tante Hendro yg kemarin sempat bikin heboh dan mengakibatkan usul segala kategori di milis ini.

Katanya sih ngumpul jam 1930 tapi baru berangkat jam 2100, ngobrol dulu, foto2 dulu, ngemil, berlebaran, nawar dan nawarin RD, hehehe…
depan barage

Jalur katanya jalur Citarik namanya. Pokonya ke arah Graha trus ambil ke kecamatan belok kanan dst. Sering banget berenti terutama buat foto2 hihi…

Golongan hardtail (4sepeda) sempat disiksa dengan sprint di jalur tanah sebelah kalimalang menuju tegaldanas. Mungkin para fullsus terpengaruh suasana *panas* di seberang sungai…
tegaldanas

Tour diakhiri dg bertamu jam 2300 di rmh Oom Yadi di Antilop. Mayan… Kebagian kue2 kering lebaran. Kata rekan2, Oom Yadi bakal disuruh jual semua sepeda dan ganti hobby, soalnya temen2 sepedanya suka bertamu keroyokan, malam jam 11 lagi!!

Oke deh abis itu bubar ke arah rumah masing2.

Sayangnya susah banget ambil foto2…

Komentar (2) »

Ternyata ada Pesta-nya para Blogger

Bermula dari blogwalking, lho…. nemu acara PestaBlogger yang bakal diadakan Sabtu 27 Okt 2007 ini huhuhuhu… Sebenernya sih sudah denger sekilas dari post MasBoing di blog-nya.

Blog-nya pestablogger, wah… ternyata sponsornya yahud2 juga… Selamat.. selamat..
pesta

Pertamanya sih tertarik boanget, malah sempet nyesel bukan kepalang kok baru lihat info detailnya barusan ini. HUH! Beginilah kalo blogger tapi konsentrasi di nulis, bukan gaul di blogsphere.. hahaha. Coba ini ada yang antusias sekali menulis ttg blogsphere, sampai dibuat diagram alir segala. KOCAK!!

tempe
(diambil dari http://tempe.wordpress.com/ horee.. ada yang pake wordpress juga!! )

Buat yang pengen tau ada apa sih di pesta blogger? Ngapain aja kalo mereka ketemu? Nih… Ada Apa Saja di Pesta Blogger 2007?

Diliput media-media juga. Ini di detik, judul beritanya keren, khas banget blogger! ngasih judul yang provokatif biar di klik. AHA!! Berita di detik.. Menteri Harus Hadapi Istri Bawel

Yang mengherankan, udah banyak banget sponsornya, kayaknya perusahaan heboh gitu, tapi kok bayarnya moahal ya… Rp 100rb !! Ampun! Langsung ilfil.

Hmm. Aku nonton konser Indra Lesmana Trio juga bayar segitu. Gak pake makan lagi!! Hahaha.. emang blom merasa nyambung sama dunia blog mengeblog yak?

Ya sudah, nanti ikut remote posting pemilihan blog saja. Tapi milih blog apa sih? Wong jarang blogwalking… Entahlah. Memang jangan2 saya bukan/belum blogger sejati? Ok deh, sukses semoga acaranya.

Komentar (4) »

boys will be boys . . .

Semalam berkunjung ke sesama rekan penggenjot sepeda di Cikarang. Biasa… Mendiskusikan sepeda, teknologi, asesori, harga, dll cerita menarik lainnya. Nanti ditulis terpisah disini…

Terlepas dari menariknya pembicaraan dan banyaknya info baru yang saya peroleh dari obrolan semalam, yang terngiang terus dikepala adalah rangkaian mainan-mainan saya sebelumnya, celotehan istri saya ttg hobby2 saya sebelumnya, karakter barang dan komunitas2 yg saya ikuti sebelumnya.

Sebelumnya saya pernah getol banget filateli, semasa kuliah sekitar 90-95. Ini hobby ngumpulin perangko. Karena waktu itu saya getol basket saya jg ngumpulin kartu kolektor basket. Dua2nya katanya sih collectibles yg punya nilai investasi, mmg saya pernah dapat gain dari jual bbrp barang koleksi, tapi rasanya masih banyakan uang bwt belanjanya.

Lalu setelah mulai kerja getol deh ngumpulin kaset dan CD. Terutama jazz dan progresive rock. Ini sih masih sampai sekarang meskipun budget dan intensitasnya gak sehebat pas pertama kali ngerasain pegang duit sendiri. Sempet ikut komunitas penikmatnya juga, nonton festival2nya, gigs2 di cafe2 dll.

Juga pas mulai punya rumah lalu punya komputer dan gadgets (hp, pda). Ini jg sama saja. Perkembangannya coba diikuti. Tapi ini mungkin salahnya para penggiat industri gadgets ini: sekarang perkembangannya jadi semakin tidak mungkin untuk diikuti. Selain terlalu sering muncul model, varian, dan teknologi baru, perkembangan antar model jg smakin gak signifikan. Sempet sampai punya tas kecil isi hp, pda, keyboard folding-nya, charger portable, digital camera. Lengkap dah!

bberry

Lalu otomotif. Sempat ikut ngariung sama komunitas pemakai panther. Ikut gatheringnya, obrol antar member, oprek mobil dan ngikutin diskusinya di milis. Dari sinilah saya dapat tulisan seorang member, kalau mobil panther kita ya bisa saja dibuat standar dan sebatas dijaga kondisinya. Disitu mobil diperlakukan sebagai kendaraan, pengangkut barang dan orang, sesuai fungsinya. Ada juga rekan yang memperlakukan mobilnya seperti mainan mereka semasa kecil. Jadi mobil bukan lagi ’sekedar mobil’ tapi diutak utik ditambah ini-itu. Selain masalah fashionista, ini jg masalah gengsi serta kadang keasyikan utak-utiknya itu.

Sepeda? Sama saja! Saya pertama kenal sama komunitas bike to work. Sepeda tua saya perbaiki dikit2 buat bisa dipake nyaman ke tempat kerja. Setelah Pimp My Bike ternyata dibelakangnya saya lihat kondisi yg sama lagi. Ada banyak rekan yg memperlakukan sepeda ‘bukan sekedar sepeda’. Kembali, para cowok/Oom2/bapak2/kakek2 ini memperlakukannya seperti mainan saja… Dikutak kutik dipantas pantas hehe…

cateye

Tidak ada yg salah menurut saya. Asal bisa ngatur waktu dan budget aja. Seperti kata teman saya yg kolektor berat CD waktu itu, “mending duit buat beli ginian tok… Daripada dipake buat *mainan* yg gak bener…” Hahahaha… Ada2 saja alasannya.

Komentar (2) »