Arsip untuk Juli, 2006

Bergkamp Testimonial: Arsenal 2-1 Ajax

Pagi ini nonton sekilas sport7 sekilas muncul pertandingan Bergkamp Testimonial. Setiap ingat Bergkamp selalu ingat gol nya ke gawang Argentina, bola lambung umpan belum menyentuh tanah cuma dicungkil parabolik melewati kepala sang back yang menjaga, tanpa kontrol lagi, tanpa sempat menyentuh tanah bola dihajar masuk ke gawang lawan. Itu gol yang sangaaattt… indah dan sangaaaatttt… Bergkamp.

Lucunya tadi pagi yang melakukan aksi mirip ini adalah ‘justru’ Van Basten!! Iya, ngejek banget ya? di pertandingan testimonial Bergkamp dia contek habis tuh, cara mencetak gol seperti diatas, cuma tembakan sentuhan terakhir ke gawang itu gak melambung, kehilangan tenaga deh… mendatar dan cukup lemah tapi bisa ketangkap tuh sama kipernya. Bagaimanapun gembira atas ‘kado’ dari Van Basten ini. Sayang ya dulu dia pensiun dini… :-( Juga sedih sih… melihat Bergkamp harus melambai mengucap selamat tinggal. Arsenal gonna miss him very much… I gonna miss him very very much…

i1

Tapi coba deh line-up-nya keren banget… Memperlihatkan betapa dia sangat dihormati, terutama di Ajax dan Arsenal.

http://www.arsenal.com/article.asp?article=405032&lid=&sub=Bergkamp+Testimonial:+Arsenal+2-1+Ajax+-+Match+report&sublid=&Title=Bergkamp+Testimonial:+Arsenal+2-1+Ajax+-+Match+report&f=rss

Tapi lega deh melihat dilepas dengan sangat terhormat di stadion baru Ashburton Groove… Megah banget stadionnya. Worthed deh kayaknya sehingga Wenger harus hemat belanja pemain padahal Itali lagi gonjang ganjing begitu…

i2

Goodbye Bergkamp
Thank You Bergkamp
Saya benci negeri penjajah, negerimu
tapi saya gak bisa benci kamu

===
After 11 years, 423 games, 120 goals and millions of wonderful memories, it was time for this exceptionally talented footballer to hang up his boots…
===

Komentar bertahan »

Ini di Indonesia lho… Gratis, Bagus, Hebat…

Seru banget semalem aku ma Yorin nonton Graduation Recital ini. Konser musik gratis, cuma ya musti jauh2 ke Sam Ratulangi. Untung dijadwalkan mulai jam 8malam jadinya masih kebayang dan gak tergesa buat mencapainya dari Cikarang.

ip2
ip1

Kesan pertama…
Presisi, khas musisi.
Ini emang kalo musisi yang main musik, presisi, rapih, neat, yah begitulah… Tidak superb sih, tapi roapi banget. Pas dengar lagu pertama, terdiri dari 4 bagian, berirama klasik, wah bener deh lagi2 baru ngeh kenapa Johan menikmati memainkan musik seperti ini… keren dan majestic banget ya bunyi string orchestra itu. Meski ini termasuk orkestra kecil, paling total pemain string-nya 30-an, tapi untuk ruangan sekecil Goethehaus udah cukup banget!! Kembali ke presisi, ini mungkin artinya skill dasar yang kuat ya.. jadi membaca musik itu bisa pas gitu, jarang banget terdengar salah nada atau salah masuk ke frase musiknya. Emang penghayatan blom terlalu, karena pemainnya muda2 deh.

Muda, energi, INDONESIA…
Kalau dengar orang melihat pegelaran musik di tempat lain sering kebayang, kapan ya bisa nonton dengan murah di Indonesia? Murah tapi musik dan penampilnya gak murahan? Dan ternyata ADA itu… Huebat deh. Melihat anak muda2 belasan sampai early 20ish memainkan musik dengan rapi gitu wah jadi ‘mongkok’ atiku…. heheh.. (mongkok= tersanjung+bangga, red). Ada juga disini… anak2 muda di Indonesia… Kata Aksan Sjuman (dosen/dekan ya dia?) “Semoga semakin banyak orangtua bisa melepaskan anaknya bermain musik yang baik” ah… memang harusnya musik anak muda gak harus berarti rock… yg banyak nyeret2 ke drug…

BigBand-nya aransemennya DAHSYAT!!!
Sayang bigband-jazz-nya cuma satu lagu. Tapi aransemennya dahsyat banget, dinamis, ditambah juga pemainnya power-nya keren. Gedung itu dibuat minimum amplifikasi audio, tapi kapasitas 300-400an gitu masih terdengar HOT!! itu lagunya. Sayangnya, mungkin karena sebagian besar berlatarbelakang klasik, muka-nya masih muka ujian, dan body language-nya masih kurang nge-jazz (sound familiar?? hehehe). Mungkin juga karena member-nya tidak dari satu lingkungan pergaulan, jadi kurang blend. Tapi aransemennya, yg dibuat oleh orang yang diwisuda setingkat master itu, benar2 dahsyat… dahssyaaaatttt… dddhooahhhsyaaattt…. Selama 6menit-an benar2 dimanjakan nih telinga dan hati saya.

Hanya semalam… sayang hanya satu malam
Lagu terakhir ismail marzuki, edan… bener juga ternyata banyak lagu pop klasik karya bliau tuh yg keren ya? Terusterang sebelum malam itu saya gak pernah denger lagu ini. Tapi setelah denger woeee… kayaknya musti cari cd lagu2 kumpulan IM nih… Ditampilkan dalam bentuk pops orchestra, jadi string& bigband jazz-nya gabung mengiringi penyanyi cewek. Woah… kerennnn…. Sayang banget hanya semalam…

ip3

Waktu keluar dari gedung ke tempat parkir, yah.. kembali ke dunia nyata setelah melambung entah di negeri apa tadi selama pertunjukan… Ini di Indonesia lho… Gratis, Bagus, Hebat… moga2 ini benar2 Indonesia…

Begitu… sekedar iming2 biar nanti kalo ada lagi IMD ngadain http://www.imd.or.id kita nonton rame2 :-D

Oya, dilanjutkan dengan makan nasi goreng enak di plaza dekat menteng situ heheh..

m1

m2

Anto

Komentar bertahan »

Something Else…

Sudah dua malam ini, rabu dan kamis malam, di Cikarang hujan. Aneh banget karena udah skitar 2bulan ngga ujan. Sementara dalam minggu ini senin gempa &tsunami di Pangandaran, lalu selasa di selat sunda, rabu di jakarta. Weleh, kayaknya ‘alam sedang tidak bersahabat’.

Aneh juga kita menuntut alam untuk bersahabat dengan manusia sementara kita sebenernya berlaku sangat sewenang-wenang dan super eksploratif terhadap alam. Kita perlakukan mereka seperti sampah, kita sedot energinya demi kepentingan egois kita sendiri.

Pas hujan tadi aku duduk2 diluar sebentar, menikmati titik2nya turun. Tercengang juga, sudah lama saya tidak pernah memperhatikan mereka, alam. Segala kehidupan di dalam rumah selalu memandang alam diluar rumah adalah ’something else’, dalam mobil kita pun sudah kecanduan AC, alat yg menyedot energi dan kembali lagi membatasi kita dengan udara luar sebagai ’something else’.

Gimana kita mau berharap pada sesuatu yg kita sebut ’something else’…???

Sebenernya setiap sekitar kita pun indah lho… ini foto suatu pagi di Cikarang, daerah industri yg panas.
Cikpanas

Komentar bertahan »

5% Fuel-ku tidak lagi minyak!!!

mmm… gak terlalu pas sih. “tak lagi minyak”-nya, masih minyak tapi dari minyak kelapa? Hehe… Ya, ternyata bisa cepat sekali ya industri bergerak untuk mengatasi krisis minyak bumi dan energi.

Kalo perhatiin trend pabrik2 dan pengembangan teknologi baru, justru dimana-mana orang mulai invest ke biodiesel-biofuel-biomass wah.. jangan2 gak ngefek tuh B*sh udah melanglangbuana bawa senjata merendahkan harga diri bangsanya tapi akhirnya dalam 5-10 tahun tidak ada artinya lagi…

5% dari Biosolar yang sangat melegakan hatiku… tinggal kita tunggu teknologi buat naikinnya jadi presentase lebih tinggi.

Peluncuran produk bahan bakar biosolar pada saat ini dinilai cukup feasible untuk dilakukan. Oleh karena itu, Pertamina berinisiatif meluncurkan biosolar dengan brandname Pertamina Biosolar dengan harga Rp. 4.300,- per liter pada 20 Mei 2006. Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Hanung Budya Y menegaskan hal tersebut saat membuka acara sosialisasi biosolar.

Produk Pertamina Biosolar merupakan bahan bakar diesel dengan komposisi B-5 yakni 5% Bio – Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dan 95% solar reguler.

Hanung memaparkan bahwa harga crude yang berada pada kisaran 70 dolar per barel, harga biofuel dari CPO sekitar 600 dolar per metrik ton dan harga solar ex import sudah diatas 90 dolar per barel. ”Secara ekonomi biosolar sudah feasible untuk dipasarkan,” ujar Hanung.

http://www.pertamina.com/pertamina.php?irwcontents=shbuletin&op=detail&type=2&id=419&no_edisi=21&edisi=20065

oya coba2 tengok http://www.panther-mania.or.id
emang sih site dan forumnya gak rame, tapi milisnya luarbiasa deh, komunitas

pant

online yg hebat lagi nih
http://groups.yahoo.com/group/panther-mania/

Komentar bertahan »

Finally…

Wah.. setelah baca blog2 punya orang, rasanya jadi perlu nulis buat yang lebih aneh2 dan tidak berhubungan dengan vabb lihat http://bigband.vanalloy.net dan juga http://vanalloy.net/bukom

me

Komentar (2) »